Ribuan Jemaah Hadiri Lombok Barat Bersalawat Bersama Kiai Azaim

  • 03 Jun 2026 16:19 WIB
  •  Mataram

RRI.CO.ID, Lombok Barat – Suasana religius dan penuh kekhusyukan menyelimuti Plaza Utama Alun-Alun Giri Menang Park (GMP), Selasa malam 2 Juni 2026. Ribuan jemaah dari berbagai wilayah memadati kawasan ruang publik kebanggaan masyarakat Lombok Barat untuk mengikuti Tabligh Akbar bertajuk “Lombok Barat Bersalawat”.

Kegiatan yang digelar Pemerintah Kabupaten Lombok Barat tersebut menjadi bentuk rasa syukur atas pemanfaatan fasilitas publik GMP sekaligus momentum memperkuat ukhuwah Islamiyah di tengah masyarakat.

Acara ini menghadirkan Pengasuh Pondok Pesantren Salafiyah Syafi’iyah Sukorejo Situbondo, KHR. Ahmad Azaim Ibrahimy, yang memberikan tausiah kebangsaan dan keagamaan di hadapan ribuan jemaah. Hadir pula para ulama, tokoh agama, serta Bupati Lombok Barat H. Lalu Ahmad Zaini bersama Wakil Bupati Hj. Nurul Adha.

Dalam sambutannya, Bupati Lombok Barat H. Lalu Ahmad Zaini menyampaikan rasa hormat dan apresiasi atas kehadiran KHR. Ahmad Azaim Ibrahimy di Lombok Barat.

“Kehadiran beliau merupakan keberkahan bagi kami semua. Mari kita luruskan niat hadir malam ini semata-mata untuk beribadah, bersalawat, dan mempererat persaudaraan sesama umat Islam,” ujarnya.

Bupati juga menegaskan komitmennya bersama Wakil Bupati Hj. Nurul Adha untuk terus bekerja dan mengabdikan diri demi mewujudkan Lombok Barat yang maju, mandiri, dan berkeadilan.

“Kami akan berjuang dengan seluruh kemampuan yang kami miliki untuk membangun Lombok Barat menjadi daerah yang lebih baik, sebagaimana harapan masyarakat dan nasihat para ulama,” katanya.

Sementara itu, dalam tausiahnya, KHR. Ahmad Azaim Ibrahimy menyampaikan pesan penting tentang peran santri di era modern. Menurutnya, santri tidak hanya memiliki tanggung jawab mengabdi di lingkungan pesantren, tetapi juga harus siap tampil menjadi pemimpin yang mampu membawa perubahan bagi masyarakat.

“Santri harus berani mengambil peran dalam berbagai bidang kehidupan, termasuk pemerintahan. Pemimpin itu ibarat orang tua yang wajib menghadirkan kesejahteraan dan kebahagiaan bagi rakyatnya,” ujarnya.

Kiai kharismatik asal Situbondo tersebut juga mengingatkan bahwa setiap ikhtiar dan perjuangan harus dibarengi dengan doa serta kedekatan kepada Allah SWT.

Beliau mengajak seluruh jemaah untuk memperbanyak dzikir yang disebut sebagai salah satu kunci pembuka pintu langit.

“Subhanallah, walhamdulillah, wala ilaha illallah, wallahu akbar. Wala haula wala quwwata illa billahil ‘aliyil ‘adzim. Bacalah dengan istiqamah karena itu menjadi jalan datangnya pertolongan dan keberkahan dari Allah,” ucapnya.

Selain itu, KHR. Ahmad Azaim Ibrahimy mengingatkan pentingnya menjaga energi positif dalam kehidupan bermasyarakat. Menurutnya, pribadi yang baik akan menebarkan manfaat bagi lingkungan sekitar, sedangkan perilaku buruk dapat membawa dampak negatif bagi kehidupan sosial.

“Jika hati kita dipenuhi kebaikan, maka kebaikan itu akan menular kepada lingkungan sekitar. Karena itu, mari terus memperbanyak salawat agar daerah ini selalu diberikan ketenteraman, keberkahan, dan kedamaian,” katanya menegaskan.

Malam yang penuh keberkahan tersebut ditutup dengan doa bersama dan lantunan salawat yang menggema dari seluruh penjuru Alun-Alun Giri Menang Park. Ribuan jemaah yang hadir tampak larut dalam suasana spiritual yang khidmat, menjadikan kegiatan “Lombok Barat Bersalawat” sebagai momentum mempererat hubungan antara ulama, umara, dan masyarakat.

“Semoga salawat yang kita lantunkan malam ini menjadi wasilah hadirnya keberkahan bagi Lombok Barat dan seluruh masyarakatnya,” katanya mengakhiri.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....