Dua CJH Lombok Timur Dirujuk ke RSUP jelang Berangkat, Kloter 1 Tetap Siap Terbang

  • 21 Apr 2026 13:17 WIB
  •  Mataram
Poin Utama
  • Embarkasi Haji Lombok (LOP)
  • Dua Calon Jemaah Haji Kloter Pertama NTB Dirujuk ke RSUP NTB

RRI.CO.ID, Mataram — Dua calon jemaah haji (CJH) asal Kabupaten Lombok Timur yang tergabung dalam kelompok terbang (kloter) pertama dirujuk ke Rumah Sakit Umum Provinsi (RSUP) NTB untuk menjalani pemeriksaan kesehatan lanjutan menjelang keberangkatan ke Tanah Suci.

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haki dan Umrah Pr vinsi NTB, H. Lalu Muhammad Amin, memastikan secara umum kondisi seluruh jemaah dalam kloter pertama berada dalam keadaan sehat dan siap diberangkatkan. Ia menegaskan, rujukan terhadap dua jemaah tersebut merupakan bagian dari prosedur standar pelayanan kesehatan.

“Secara keseluruhan jemaah kloter pertama dalam kondisi sehat. Ada beberapa yang dirujuk untuk pemeriksaan lanjutan, namun belum ada keputusan apakah yang bersangkutan tidak bisa berangkat,” ujarnya saat menerima CJH di Asrama Haji NTB, Selasa 21 April 2026.

Menurut Amin, setiap jemaah yang membutuhkan pemeriksaan tambahan akan ditangani oleh tim kesehatan sesuai prosedur, termasuk dirujuk ke rumah sakit untuk memastikan kelayakan terbang.

Salah satu jemaah yang dirujuk diketahui memiliki riwayat patah tulang paha. Meski sebelumnya telah dinyatakan memenuhi syarat, kondisi kesehatannya tetap perlu dipastikan kembali.

“Ada satu jemaah dengan riwayat patah tulang paha. Setelah pemeriksaan lanjutan, akan dikoordinasikan untuk menentukan apakah layak terbang atau tidak,” jelasnya.

Sementara itu, satu jemaah lainnya yang juga dirujuk masih belum diketahui secara rinci kondisi medisnya. Amin menyebut jemaah tersebut baru saja dirujuk sehingga laporan lengkap belum diterima.

“Yang satu lagi masih dalam proses pemeriksaan. Rujukan ini semata untuk memastikan kondisi kesehatannya menjelang keberangkatan,” katanya.

Jika nantinya ada jemaah yang dinyatakan tidak layak terbang, panitia akan melakukan langkah mitigasi dengan mengisi kekosongan kursi sesuai ketentuan yang berlaku.

Adapun seluruh jemaah dalam kloter pertama ini berasal dari Kabupaten Lombok Timur, dengan total sebanyak 387 orang. Hingga saat ini, proses penerimaan jemaah di embarkasi berjalan lancar, termasuk tahapan administrasi dan pemeriksaan kesehatan.

“Semua berjalan tertib dan terkendali. Jemaah juga sudah dapat beristirahat dengan tenang di kamar masing-masing,” ucap Amin mengakhiri.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....