11 Jemaah Haji Asal NTB Wafat di Tanah Suci, Kemenhaj Jadwalkan Takziah ke Keluarga

  • 08 Jun 2026 08:04 WIB
  •  Mataram
Poin Utama
  • Sebanyak 11 jemaah haji asal Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) dilaporkan wafat di Tanah Suci pada musim haji 2026
  • Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah NTB menjadwalkan kunjungan takziah kepada keluarga para jemaah di sejumlah daerah

RRI.CO.ID, Mataram - Sebanyak 11 jemaah haji asal Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) dilaporkan wafat di Tanah Suci pada musim haji 2026. Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah NTB menjadwalkan kunjungan takziah kepada keluarga para jemaah di sejumlah daerah.

Kepala Kanwil Kemenhaj NTB, Lalu Muhamad Amin, mengatakan kunjungan berikutnya akan dilakukan ke Kabupaten Lombok Timur setelah agenda takziah kepada keluarga jemaah asal Lombok Tengah selesai dilaksanakan. “Di Kabupaten Lombok Timur ada tiga jemaah yang wafat di Tanah Suci, yakni Hajjah Isniwat Isyum, Harun Al Rashid, dan Hajjah Mainah Subuh,” kata Amin, Senin, 8 Juni 2026.

Menurut dia, kunjungan dilakukan di sela proses pemulangan dan penyambutan jemaah haji yang kembali ke daerah asal. Selain dari Lombok Timur, lima jemaah haji yang meninggal dunia berasal dari Pulau Sumbawa. Tiga di antaranya berasal dari Kabupaten Bima dan dua lainnya dari Kabupaten Sumbawa.

“Kunjungan ke Pulau Sumbawa juga akan dijadwalkan,” ujar Amin.

Ia mengatakan, pendampingan terhadap keluarga jemaah yang wafat sejatinya telah dilakukan oleh kantor Kementerian Haji dan Umrah di tingkat kabupaten. “Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Bima dan Kabupaten Sumbawa sudah melakukan kunjungan langsung kepada keluarga jemaah yang ditinggalkan,” katanya.

Berdasarkan data Kemenhaj NTB, total 11 jemaah haji asal NTB yang wafat di Tanah Suci berasal dari empat daerah. Rinciannya, tiga orang dari Lombok Tengah, tiga orang dari Lombok Timur, tiga orang dari Kabupaten Bima, dan dua orang dari Kabupaten Sumbawa.

Pemerintah memastikan proses pemulangan jemaah haji NTB yang telah menyelesaikan rangkaian ibadah tetap berjalan sesuai jadwal.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....