Jelang Haji 2026, Petugas NTB Ditekankan Siap Fisik dan Solid

  • 12 Apr 2026 13:36 WIB
  •  Mataram
Poin Utama
  • Biro Kesra NTB
  • Haji 2026
  • Petugas Haji NTB
  • Tanah Suci
  • Makkah
  • Madinah

RRI.CO.ID, Mataram — Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (Pemprov NTB) memperkuat kesiapan petugas haji tahun 2026 melalui kegiatan silaturahmi dan pembekalan yang digelar di Hotel Lombok Raya, Minggu 12 April 2026. Kegiatan ini menitikberatkan pada pentingnya koordinasi, soliditas tim, serta kesiapan fisik menghadapi kondisi di Tanah Suci.

Mewakili Gubernur NTB, Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda Provinsi NTB, H. Amir, S.Pd., M.M., mengapresiasi inisiatif Kanwil Kementerian Agama Provinsi NTB yang menggelar kegiatan tersebut. Menurutnya, pertemuan ini menjadi langkah strategis dalam membangun kekompakan antarpetugas sebelum menjalankan tugas pelayanan jemaah.

“Ini tradisi baru yang sangat positif. Langkah ini efektif membangun kekompakan dan chemistry antarpetugas sebelum terjun langsung melayani jemaah,” ujarnya.

Dalam arahannya, H. Amir menegaskan bahwa menjadi petugas haji merupakan amanah sekaligus kehormatan besar. Ia mengingatkan seluruh petugas untuk menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab dan dedikasi.

“Bapak dan Ibu adalah orang-orang pilihan. Syukuri kesempatan ini dengan memberikan pelayanan terbaik kepada jemaah,” katanya.

Ia juga menyampaikan doa agar seluruh petugas diberikan kesehatan dan kelancaran selama menjalankan tugas hingga kembali ke tanah air.

Pemprov NTB turut menyoroti potensi cuaca ekstrem di Arab Saudi yang dapat memengaruhi kondisi petugas maupun jemaah. Oleh karena itu, aspek kesehatan menjadi perhatian utama dalam pembekalan.

Beberapa hal yang ditekankan antara lain, disiplin menjaga kesehatan, termasuk rutin mengonsumsi vitamin dan obat-obatan pribadi. Selain itu juga kesiapan fisik yang prima, sebab untuk menghadapi perbedaan iklim yang signifikan

Petugas diharapkan mampu menjadi teladan dalam menjaga kebugaran agar pelayanan kepada jemaah tetap optimal.

Menutup arahannya, H. Amir menegaskan pentingnya penerapan sistem satu komando dalam penyelenggaraan haji. Setiap persoalan di lapangan diminta diselesaikan melalui komunikasi berjenjang guna menghindari tumpang tindih kebijakan.

Ia juga mengingatkan bahwa para petugas merupakan representasi daerah di tingkat internasional.

“Jaga integritas, profesionalisme, serta tunjukkan kesabaran dan ketulusan. Bawalah nama baik NTB dengan pelayanan yang membanggakan,” jelasnya.

Dengan pembekalan ini, Pemprov NTB berharap seluruh petugas haji 2026 mampu menjalankan tugas secara optimal, sekaligus memberikan pelayanan terbaik bagi jemaah di Tanah Suci.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....