840 Calon Haji Lombok Barat Masuk Tiga Kloter Pemberangkatan Tahun 2026

  • 02 Apr 2026 19:36 WIB
  •  Mataram

RRI.CO.ID, Lombok Barat — Persiapan penyelenggaraan ibadah haji tahun 2026 di Kabupaten Lombok Barat memasuki tahap final. Sebanyak 840 calon jamaah haji dipastikan siap diberangkatkan dalam tiga kelompok terbang (kloter) secara bertahap mulai April hingga Mei 2026.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Kantor Kementerian Agama Lombok Barat, H. Suparlan, mengungkapkan seluruh jamaah telah terdata dan dibagi ke dalam tiga kloter sesuai jadwal keberangkatan yang telah ditetapkan pemerintah pusat.

“Jumlah jamaah haji Lombok Barat tahun 2026 sebanyak 840 orang yang terbagi dalam tiga kloter,” ujar Suparlan saat ditemui RRI dikantornya, Gerung, Lombok Barat, Kamis 2 April 2026.

Ia merinci, kloter pertama yakni Kloter 3 akan diisi sebanyak 387 jamaah dan menjadi rombongan pembuka yang berangkat lebih awal. Jamaah kloter ini dijadwalkan masuk Asrama Haji pada 23 April 2026 sebelum bertolak menuju Madinah keesokan harinya.

“Kloter 3 akan masuk asrama tanggal 23 April dan terbang menuju Madinah pada 24 April karena masuk gelombang pertama,” katanya menegaskan.

Selanjutnya, Kloter 8 akan diisi oleh 388 jamaah yang juga merupakan kloter utuh asal Lombok Barat. Jamaah dijadwalkan masuk asrama pada 30 April 2026 pukul 13.15 WITA dan akan menjalani masa persiapan selama 24 jam sebelum keberangkatan.

“Kloter 8 juga menuju Madinah sebagai bagian dari gelombang pertama dengan waktu keberangkatan yang sama,” ucapnya.

Sementara itu, Kloter 15 menjadi kelompok terakhir dengan jumlah 65 jamaah asal Lombok Barat yang akan bergabung dengan jamaah dari kabupaten/kota lain seperti Kota Mataram, Lombok Timur, Lombok Tengah, dan Kota Bima.

“Kloter 15 ini merupakan kloter gabungan dan akan masuk asrama pada 9 Mei 2026 sebagai pemberangkatan terakhir dari embarkasi Lombok,” katanya.

Dari sisi kesiapan administrasi, Suparlan memastikan seluruh dokumen jamaah telah rampung, termasuk visa yang telah dicetak. Saat ini, pihaknya tinggal menunggu pembagian kartu Nusuk sebagai identitas resmi jamaah selama berada di Arab Saudi.

“Semua dokumen sudah siap, visa sudah tercetak, tinggal pembagian kartu Nusuk yang akan digunakan selama di Arab Saudi,” ujarnya.

Ia juga menjelaskan pelayanan jamaah haji Indonesia di Arab Saudi akan ditangani oleh dua syarikah, sementara khusus jamaah dari Nusa Tenggara Barat berada dalam satu layanan syarikah yang telah ditunjuk.

“Persiapan ini merupakan tindak lanjut dari instruksi pemerintah pusat dan provinsi agar pelaksanaan haji berjalan lancar,” katanya mengakhiri.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....