Pemprov NTB Pinjamkan Eks Kantor Dispora untuk Kanwil Kemenhaj NTB

  • 26 Jan 2026 08:56 WIB
  •  Mataram

RRI.CO.ID, Mataram - Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) meminjamkan bekas Kantor Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) NTB di Jalan Majapahit, Mataram, untuk digunakan sementara oleh Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) NTB. Pemanfaatan gedung tersebut dilakukan menyusul perampingan struktur organisasi dan tata kerja (SOTK) Dispora yang menyebabkan bangunan itu tidak lagi difungsikan.

Kepala Kanwil Kemenhaj NTB, Lalu Muhammad Amin, mengatakan peminjaman gedung itu merupakan bentuk dukungan langsung dari Gubernur NTB, Lalu Muhamad Iqbal. Menurutnya, proses administrasi pemanfaatan aset tersebut kini telah memasuki tahap akhir.

“Karena di Dispora itu sudah ada perampingan SOTK sehingga gedungnya kosong. Maka kami diberikan tempat itu untuk kami pinjam pakai, dengan batas waktu yang akan ditentukan kemudian,” kata Amin, Senin, 26 Januari 2026.

Ia menjelaskan, perpindahan kantor akan dilakukan dalam waktu dekat. Saat ini pihaknya tengah menuntaskan berita acara serah terima aset.

“Insya Allah dalam minggu-minggu ini kami sudah mulai bergeser ke kantor bekas Dispora di Sepora,” ujarnya.

Amin menegaskan, gedung tersebut nantinya akan menjadi pusat aktivitas Kanwil Kemenhaj NTB. Seluruh layanan dan administrasi Kementerian Haji dan Umrah di tingkat provinsi akan dipusatkan di gedung tersebut.

Pemilihan lokasi bekas Dispora, menurut Amin, didasarkan pada sejumlah pertimbangan. Selain karena gedung tersebut belum digunakan, lokasinya dinilai strategis dan mudah diakses oleh masyarakat.

“Aksesnya juga lebih dekat ke Asrama Haji dan relatif strategis untuk dikunjungi jamaah,” katanya.

Ia juga menepis anggapan bahwa kantor Kanwil Kemenhaj seharusnya dipusatkan di kawasan Asrama Haji NTB, yang merupakan aset kementerian. Menurut Amin, Asrama Haji ke depan akan difokuskan sebagai pusat pengembangan ekosistem ekonomi haji.

“Asrama haji itu akan dikembangkan sebagai salah satu potensi ekosistem ekonomi haji. Jadi kami fokuskan ke sana agar tidak terganggu oleh aktivitas perkantoran dan layanan administrasi,” ujarnya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....