Polisi Ciduk Pencuri Ternak di Kabupaten Bima

  • 29 Jul 2026 11:02 WIB
  •  Mataram

RRI.CO.ID, Bima - Kesigapan personel Pos Polisi (Pos Pol) Lamere, jajaran Polsek Sape, berhasil menggagalkan dugaan tindak pidana pencurian ternak di wilayah Kecamatan Sape, Kabupaten Bima.

Peristiwa tersebut terjadi ketika anggota Pos Pol Lamere yang sedang melaksanakan tugas piket melihat tiga orang pria melintas di depan pos menggunakan satu unit sepeda motor.

Gerak-gerik ketiganya dinilai mencurigakan sehingga petugas segera menghentikan kendaraan untuk dilakukan pemeriksaan.

Saat pemeriksaan berlangsung, petugas menemukan sebuah karung tertutup yang dibawa para terduga pelaku.

Setelah dibuka, karung tersebut diketahui berisi potongan daging yang diduga berasal dari seekor sapi hasil pencurian.

Daging tersebut diduga telah dipotong dan dikemas untuk menghilangkan jejak sekaligus mempermudah pengangkutan.

Ketiga pria yang diamankan masing-masing berinisial B, A, dan F. Selain mengamankan para terduga pelaku, petugas juga menyita barang bukti berupa potongan daging yang diduga berasal dari hewan ternak hasil curian serta satu unit sepeda motor yang digunakan saat melintas di depan Pos Pol Lamere.

Selanjutnya, ketiga terduga pelaku beserta seluruh barang bukti diserahkan ke Polres Bima Kota guna menjalani proses penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut.

Polisi masih mendalami asal-usul daging tersebut, lokasi dugaan pencurian, serta kemungkinan adanya keterlibatan pelaku lain dalam kasus tersebut.

Kapolsek Sape mengapresiasi kesigapan personel yang bertugas sehingga dugaan tindak pidana tersebut dapat segera diungkap sebelum barang bukti berpindah tangan atau hilang.

"Kami akan terus meningkatkan kewaspadaan anggota di lapangan, terutama pada jalur-jalur yang menjadi akses keluar masuk wilayah. Setiap aktivitas yang mencurigakan akan kami tindaklanjuti sesuai prosedur hukum yang berlaku," ujarnya.

Ia juga mengajak masyarakat untuk terus menjalin kerja sama dengan kepolisian dalam menjaga keamanan lingkungan, khususnya terkait maraknya kasus pencurian ternak yang merugikan para peternak.

"Masyarakat kami harapkan tidak ragu memberikan informasi apabila mengetahui adanya dugaan tindak pidana ataupun aktivitas yang mencurigakan. Sinergi antara masyarakat dan kepolisian menjadi kunci utama dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban tetap kondusif," katanya.

Polisi memastikan proses hukum terhadap ketiga terduga pelaku akan dilakukan secara profesional sesuai ketentuan yang berlaku dengan tetap mengedepankan asas praduga tak bersalah hingga adanya putusan pengadilan yang berkekuatan hukum tetap.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....