Polisi Amankan Delapan Calo Tiket di Terminal Mandalika Mataram

  • 16 Mar 2026 09:04 WIB
  •  Mataram

RRI.CO.ID, Mataram - Kepolisian mengamankan delapan orang yang diduga terlibat praktik percaloan tiket dan aksi premanisme di kawasan Terminal Mandalika, Kota Mataram. Penertiban dilakukan aparat gabungan menjelang puncak arus mudik Lebaran.

Operasi penertiban digelar pada Minggu, 15 Maret 2026 oleh tim gabungan dari Ditreskrimum Polda NTB, Satreskrim Polresta Mataram, dan Unit Reskrim Polsek Sandubaya. Kegiatan dipimpin Kasat Reskrim Polresta Mataram AKP I Made Dharma Yulia Putra bersama Kapolsek Sandubaya AKP Niko Herdianto.

Kasat Reskrim Polresta Mataram AKP I Made Dharma Yulia Putra menyatakan, penertiban tersebut dilakukan setelah kepolisian menerima pengaduan dari salah satu agen bus terkait maraknya calo tiket di sekitar terminal. Praktik tersebut disebut sering memicu cekcok antara calo dengan agen tiket resmi maupun penumpang.

"Kami mengamankan 8 orang diduga terlibat praktik percaloan tiket berdasarkan laporan masyarakat," ujar Dharma.

Dharma mengatakan patroli penertiban merupakan bagian dari pengamanan menjelang hari besar keagamaan. Langkah itu juga menjadi bagian dari Operasi Ketupat Rinjani 2026 untuk memastikan situasi di pusat transportasi tetap kondusif.

Dari operasi tersebut, polisi mengamankan delapan orang yang diduga berperan sebagai calo tiket maupun preman terminal. Mereka masing-masing berinisial J, I, A, T, MR, B, FES, dan DH.

Delapan orang tersebut kemudian dibawa ke Polsek Sandubaya untuk dilakukan pemeriksaan dan pendataan lebih lanjut. Polisi juga meminta mereka membuat surat pernyataan agar tidak mengulangi aktivitas percaloan yang meresahkan penumpang.

Dalam pemeriksaan, sejumlah saksi juga dimintai keterangan, termasuk pihak agen bus dan beberapa calo tiket. Kepolisian turut menelusuri kemungkinan adanya persaingan tidak sehat antara agen resmi dan pihak lain yang mencari penumpang di luar terminal.

Polresta Mataram menyatakan akan terus melakukan patroli dan pengawasan di kawasan terminal selama periode mudik Lebaran. Langkah ini dilakukan untuk memastikan masyarakat dapat menggunakan transportasi umum dengan aman dan nyaman.

"Kami berharap tindakan ini bisa memberikan rasa aman bagi masyarakat yang hendak mudik melalui Terminal A Mandalika," kata Dharma.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....