MotoGP Mandalika 2026 Diharapkan Jadi Penggerak Pariwisata dan UMKM NTB
- 17 Sep 2026 10:34 WIB
- Mataram
Poin Utama
- MotoGP Mandalika 2026 akan diselenggarakan pada 9-11 Oktober 2026 di Pertamina Mandalika International Street Circuit dengan potensi meningkatkan sektor pariwisata dan ekonomi NTB.
- Ketua Komisi II DPRD NTB menekankan pentingnya memanfaatkan momentum MotoGP Mandalika 2026 untuk memperkenalkan berbagai destinasi wisata Nusa Tenggara Barat kepada wisatawan internasional.
- Event olahraga internasional ini diharapkan memberikan dampak positif yang signifikan tidak hanya pada industri pariwisata tetapi juga pada perekonomian masyarakat lokal NTB.
RRI.CO.ID, Mataram - Pelaksanaan MotoGP Mandalika 2026 di Pertamina Mandalika International Street Circuit pada 9-11 Oktober 2026 mendatang, diharapkan tidak hanya menjadi ajang olahraga internasional, tetapi juga mampu menggerakkan sektor pariwisata dan perekonomian masyarakat Nusa Tenggara Barat.
Ketua Komisi II DPRD NTB, H. Lalu Pelita Putra, mengatakan momentum MotoGP Mandalika 2026 harus dimanfaatkan secara maksimal untuk memperkenalkan berbagai destinasi wisata di NTB kepada wisatawan yang datang.
Menurut Pelita, wisatawan dan para tamu MotoGP tidak harus hanya beraktivitas di kawasan sirkuit. Pemerintah perlu menyiapkan berbagai destinasi alternatif, termasuk kegiatan wisata dan event pendukung, sehingga kunjungan wisatawan dapat menyebar ke berbagai wilayah.
Upaya tersebut dinilai penting untuk memperpanjang lama tinggal wisatawan sekaligus memperluas perputaran ekonomi masyarakat.
Pelita juga mendorong agar momentum MotoGP memberikan manfaat langsung bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah atau UMKM. Berbagai produk lokal, kuliner, kerajinan, hingga jasa pariwisata diharapkan dapat menjadi bagian dari rangkaian kegiatan selama gelaran MotoGP.
"Bagaimana kemudian event MotoGP ini bisa memberikan dampak positif baik terhadap dunia pariwisata kita termasuk juga peningkatan ekonomi bagi para pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMK)M," jelasnya, Kamis 17 September 2026.
Ia menekankan perlunya sinergi antara Dorna, ITDC, MGPA, Kementerian Pariwisata, pemerintah provinsi, serta pemerintah kabupaten dan kota agar potensi ekonomi dari event internasional tersebut dapat dirasakan masyarakat.
"Banyak hal yang terlibat, banyak hal yang bisa dipromosikan dan banyak tempat wisata yang bisa ditawarkan kepada semua pihak yang terkait," ucapnya.
Sementara itu, kondisi Desa Adat Sade yang masih dalam proses pemulihan pascakebakaran menjadi perhatian. Sade selama ini merupakan salah satu ikon wisata NTB yang kerap masuk dalam paket kunjungan wisatawan di kawasan Mandalika.
Meski Sade masih menjalani pemulihan, Pelita menilai NTB memiliki banyak destinasi lain yang dapat dipromosikan. Ia berharap proses pemulihan Sade dilakukan secepatnya dengan tetap menjaga nilai budaya dan identitas masyarakat setempat.
Dengan berbagai destinasi wisata dan produk UMKM yang ditawarkan, MotoGP Mandalika 2026 diharapkan menjadi momentum untuk memperluas manfaat pariwisata dan meningkatkan perputaran ekonomi masyarakat NTB.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....