Harga Telur Naik Setelah Maulid, Pedagang Sebut Kondisi Mulai Stabil

  • 07 Sep 2026 15:46 WIB
  •  Mataram

RRI.CO.ID, Mataram - Momentum Maulid turut memengaruhi aktivitas jual beli telur di Pasar Pagesangan, Mataram. Setelah sempat turun sekitar sepekan sebelum Maulid, harga kembali bergerak naik seiring meningkatnya permintaan masyarakat.

Salah satu perubahan terlihat pada telur yang sebelumnya berada di kisaran Rp48 ribu per tray. Kini, harga tersebut naik menjadi sekitar Rp50 ribu.

Pergerakannya berlangsung bertahap. Sebelum kenaikan, harga telur di Pasar Pagesangan berada pada rentang Rp45 ribu hingga Rp54 ribu per tray, tergantung jenis dan ukuran. Untuk harga Rp45 ribu, saat ini sudah tidak ditemukan lagi.

“Seminggu sebelum Maulid itu mulai turun harganya, setelah seminggunya permintaan meningkat jadi harganya naik. Sekarang menetap, tidak ada kenaikan lagi. Yang Rp48 ribu naik jadi Rp50 ribu,” ungkap pedagang telur Pasar Pagesangan, Tanwir, pada Senin 7 September 2026.

Menurut Tanwir, kenaikan tersebut belum berlanjut. Harga saat ini cenderung bertahan setelah mengalami penyesuaian akibat meningkatnya kebutuhan masyarakat.

Dari sisi pasokan, telur yang beredar di Pasar Pagesangan mayoritas didatangkan dari Jawa dan Bali. Telur produksi lokal juga tersedia, namun jumlah dan harganya bergantung pada sumber peternak.

Menariknya, perubahan permintaan tidak terjadi merata pada semua ukuran telur. Konsumen saat ini lebih banyak mencari telur berukuran sedang atau tanggung dengan harga sekitar Rp50 ribu per tray.

Pilihan tersebut menunjukkan bahwa harga menjadi salah satu pertimbangan masyarakat ketika membeli telur. Ukuran sedang dinilai lebih banyak dicari karena sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan belanja konsumen.

Tanwir memperkirakan kondisi harga saat ini masih relatif stabil. Setelah kenaikan yang dipicu peningkatan permintaan, belum terlihat perubahan harga lebih lanjut di tingkat pedagang.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....