MotoGP Mandalika: UMKM Dompu Jangan Hanya Jadi Penonton
- 17 Sep 2026 08:13 WIB
- Mataram
RRI.CO.ID, Dompu — Ajang MotoGP Mandalika di Nusa Tenggara Barat dinilai perlu menjadi ruang promosi berkelanjutan bagi produk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dari seluruh kabupaten dan kota di Nusa Tenggara Barat.
Pelaku UMKM tenun Muna Paa asal Desa Ranggo, Kecamatan Pajo, Kabupaten Dompu, Munawaroh, menyoroti minimnya keterlibatan UMKM Dompu dalam event internasional yang digelar di wilayah NTB tersebut.
Munawaroh mengatakan, UMKM Dompu hanya dilibatkan pada penyelenggaraan MotoGP untuk pertama kalinya. Sementara pada pelaksanaan berikutnya, pelaku usaha dari daerah itu tidak lagi memperoleh kesempatan serupa dan hanya menjadi penonton.
"Padahal, Kabupaten Dompu memiliki beragam potensi UMKM yang mengangkat kekayaan lokal, salah satunya tenun Muna Paa," katanya, Kamis, 17 September 2026.
Produk kerajinan ini tidak hanya memiliki nilai ekonomi, tetapi juga merepresentasikan identitas budaya masyarakat Dompu.
Menurut Munawaroh, keterlibatan pelaku UMKM, terutama yang menghasilkan produk dengan ciri khas masing-masing daerah, merupakan bagian penting dari upaya mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.
Keikutsertaan UMKM dalam event internasional seperti MotoGP Mandalika dinilai tidak semata-mata berkaitan dengan penjualan produk, tetapi juga membuka akses promosi, memperluas pasar, dan memperkenalkan potensi lokal kepada wisatawan.
"Dilibatkannya UMKM merupakan salah satu bukti jika negara hadir, bagi UMKM," katanya.
Kebijakan promosi yang berkelanjutan diharapkan tidak hanya terpusat pada wilayah tertentu, tetapi memberikan kesempatan kepada UMKM dari seluruh NTB untuk menampilkan produk unggulan masing-masing.
Dengan demikian, MotoGP Mandalika tidak hanya menjadi ajang olahraga internasional, tetapi juga momentum penguatan ekonomi kerakyatan berbasis potensi lokal.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....