Akses Pembiayaan UMKM Lombok Tengah Masih Belum Maksimal
- 11 Agt 2026 15:23 WIB
- Mataram
RRI.CO.ID, Lombok Tengah – Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat, mendorong pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) lebih aktif memanfaatkan berbagai sumber pembiayaan untuk mengembangkan usaha. Pasalnya, meski akses permodalan tersedia, pemanfaatannya dinilai masih belum maksimal.
Sekretaris Daerah Lombok Tengah Lalu Firman Wijaya mengatakan, pelaku UMKM tidak hanya dapat mengandalkan perbankan untuk mendapatkan tambahan modal. Sejumlah lembaga lain, seperti koperasi dan Baznas, juga menyediakan dukungan pembiayaan bagi masyarakat.
“Yang menyediakan itu kan ada lembaganya, ada perbankan, ada koperasi, ada Baznas. Saya kira itu sudah diakseskan, tetapi belum maksimal,” kata Firman, Selasa 11 Agustus 2026.
Menurut dia, pemerintah daerah terus mendorong agar pelaku UMKM dapat terhubung dengan lembaga-lembaga tersebut. Upaya ini dinilai penting karena jumlah UMKM di Lombok Tengah mencapai sekitar 64.000 unit.
Besarnya jumlah pelaku usaha tersebut membuat kebutuhan terhadap pembiayaan menjadi cukup tinggi, terutama bagi UMKM yang ingin meningkatkan kapasitas produksi maupun memperluas pasar.
Namun, akses pembiayaan perbankan tidak serta-merta dapat diberikan kepada seluruh pelaku usaha. Firman mengatakan, perbankan tetap memiliki mekanisme dan menerapkan prinsip kehati-hatian dalam menyalurkan kredit.
“Perbankan itu kan mempertimbangkan asas kehati-hatian juga,” ujarnya.
Karena itu, menurut Firman, penguatan kapasitas UMKM menjadi bagian penting agar pelaku usaha lebih siap mengakses pembiayaan formal. UMKM perlu memiliki pengelolaan usaha dan administrasi yang baik, termasuk kemampuan mengembangkan produk sesuai kebutuhan pasar.
Pemkab Lombok Tengah juga mendorong agar tambahan modal yang diperoleh tidak hanya digunakan untuk meningkatkan produksi, tetapi diarahkan pada pengembangan usaha dan hilirisasi. Dengan begitu, produk UMKM diharapkan memiliki nilai tambah dan mampu menjangkau pasar yang lebih luas.
Pemerintah daerah berharap semakin banyak pelaku UMKM memanfaatkan sumber pembiayaan yang tersedia sehingga usaha mereka dapat berkembang dan naik kelas. Dengan jumlah yang mencapai puluhan ribu unit, UMKM dinilai menjadi salah satu sektor penting dalam menggerakkan perekonomian masyarakat Lombok Tengah.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....