Pertumbuhan UMKM Perlu Kolaborasi Pemerintah Daerah dan Kampus

  • 10 Okt 2025 13:54 WIB
  •  Mataram

KBRN, Mataram: Untuk mendorong pertumbuhan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM), maka perlu kolaborasi dan sinergitas antara pihak kampus dan pemerintah daerah (Pemda). Hal tersebut selaras dengan yang diungkapkan oleh Guru Besar Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Mataram (Unram), Prof. Dr. Hailudin, bahwa kampus tidak bisa bergerak sendiri untuk mendukung pertumbuhan UMKM, Desa Wisata, dan Kelompok Usaha lainnya.

"Dana kami memang ada, tapi kan terbatas. Sedangkan untuk pertumbuhan perekonomian juga diperlukan pertumbuhan UMKM di daerah. Jadi, kolaborasi pemerintah dan kampus sangat diperlukan untuk memajukan UMKM, Desa Wisata, dan Kelompok Usaha," jelas Hailudin. Jumat, (10/10/2025).

Guru Besar FEB tersebut juga menjelaskan bahwa kontribusi yang dilakukan oleh kampus ada keterbatasan. Hal yang bisa dilakukan hanya sebatas riset akademik, pendampingan, membimbing, serta membantu pembinaan UMKM. Selain itu, keterbatasan waktu pengabdian juga menjadi kendala, karena untuk memajukan UMKM, Desa Wisata, ataupun Kelompok Usaha, maka diperlukan waktu yang tidak sedikit.

"Untuk implementasi dari hasil riset yang kami lakukan, maka diperlukan batuan pemerintah daerah. Seperti yang saya jelaskan tadi, kami bisa membina dan memfasilitasi UMKM, Desa Wisata, ataupun Kelompok Usaha terkait manajemen usaha, bagaimana memproduksi dan mengelola unit usaha, tapi untuk pengembangan lebih lanjut dibutuhkan kolaborasi dari pemerintah daerah," terang Hailudin.

Mantan Wakil Rektor II Unram tersebut juga menerangkan bahwa Pemerintah Daerah belum terlalu serius untuk mengembangkan sektor UMKM. Hal ini dikarenakan belum ada pembinaan yang intensif terhadap suatu UMKM dan Kelompok Usaha.

"Menurut saya, Pemda masih belum terlalu fokus mengembangkan sektor UMKM. Pemerintah hanya menyediakan lokasi jualan kalau ada acara, tapi kurang terfokus untuk pembinaan yang intensif. Sedangkan, pemerintah juga tidak terlalu melibatkan pihak kampus untuk membina UMKM tersebut, padahal pihak kampus memiliki kapasitas untuk membantu," jelasnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....