FESyar KTI 2026 di NTB Perkuat Ekosistem Halal dan Daya Saing UMKM

  • 11 Jul 2026 10:51 WIB
  •  Mataram

RRI.CO.ID, Mataram – Festival Ekonomi Syariah (FESyar) Kawasan Timur Indonesia (KTI) 2026 yang digelar Bank Indonesia di Lombok Epicentrum Mall, Nusa Tenggara Barat, Jumat 10 Juli 2026, menjadi ajang memperkuat ekosistem halal sekaligus memperluas akses pasar bagi pelaku usaha dan UMKM syariah di Kawasan Timur Indonesia.

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi NTB Hario K. Pamungkas mengatakan penyelenggaraan FESyar menjadi ruang kolaborasi antara pemerintah, industri, lembaga keuangan, dan pelaku usaha dalam mengembangkan rantai nilai halal.

"Melalui kolaborasi seluruh pemangku kepentingan, FESyar diharapkan mampu memperkuat ekosistem halal sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan," ujar Hario.

FESyar KTI 2026 menghadirkan 19 booth UMKM binaan dari 19 Kantor Perwakilan BI di Kawasan Timur Indonesia, 111 produk Halal Mart, 34 booth kuliner, 11 booth perbankan syariah, enam lembaga wakaf, serta empat halal center.

Selain pameran produk unggulan, kegiatan juga diisi business matching, seminar, talkshow, Training of Trainers (ToT), sertifikasi nazhir, gerakan sadar wakaf, hingga berbagai kompetisi untuk meningkatkan literasi ekonomi dan keuangan syariah.

Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia Destry Damayanti menegaskan bahwa pemanfaatan teknologi dan kolaborasi menjadi faktor penting dalam mempercepat pertumbuhan ekonomi syariah nasional.

"Teknologi membuka peluang, sinergi memperkuat langkah dan menjadi ruang kolaborasi untuk mempercepat pertumbuhan Ekonomi dan Keuangan Syariah (EKSyar) yang berkelanjutan," katanya.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Provinsi NTB Abul Chair menyampaikan apresiasi atas penyelenggaraan FESyar di NTB. Ia berharap kegiatan tersebut dapat meningkatkan daya saing produk halal daerah hingga mampu menembus pasar nasional maupun global.

"Kami berharap FESyar menjadi momentum untuk memperkuat kolaborasi dan mendorong produk halal daerah agar semakin berdaya saing di tingkat nasional maupun global," ujarnya.

FESyar KTI 2026 merupakan hasil sinergi Bank Indonesia bersama 22 provinsi di Kawasan Timur Indonesia sebagai upaya memperkuat ekonomi dan keuangan syariah yang inklusif, berdaya saing, serta memberikan manfaat bagi pertumbuhan ekonomi daerah.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....