BI Targetkan Pembiayaan Syariah Rp11 Miliar di FESyar KTI 2026

  • 11 Jul 2026 10:51 WIB
  •  Mataram

RRI.CO.ID, Mataram – Bank Indonesia (BI) resmi membuka Festival Ekonomi Syariah (FESyar) Kawasan Timur Indonesia (KTI) 2026 di Lombok Epicentrum Mall, Nusa Tenggara Barat, Jumat 10 Juli 2026. Ajang tahunan tersebut ditargetkan mampu merealisasikan pembiayaan syariah sebesar Rp11 miliar melalui business matching dan penguatan keuangan sosial syariah.

Pembukaan FESyar KTI 2026 dilakukan oleh Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia Destry Damayanti didampingi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi NTB Hario K. Pamungkas, Sekretaris Daerah Provinsi NTB Abul Chair, serta 22 Kepala Perwakilan Bank Indonesia se-Kawasan Timur Indonesia.

Deputi Gubernur Senior BI, Destry Damayanti, mengatakan perkembangan teknologi harus dimanfaatkan untuk mempercepat pengembangan ekonomi dan keuangan syariah yang berkelanjutan.

"Teknologi membuka peluang, sinergi memperkuat langkah dan menjadi ruang kolaborasi untuk mempercepat pertumbuhan Ekonomi dan Keuangan Syariah (EKSyar) yang berkelanjutan," ujarnya.

Selain menargetkan pembiayaan syariah Rp11 miliar, BI juga membidik transaksi UMKM dan pelaku usaha syariah sebesar Rp1,5 miliar selama penyelenggaraan FESyar KTI 2026.

Dari sisi penguatan literasi, kegiatan tersebut mencatat sebanyak 3.223 peserta Olimpiade Ekonomi Syariah Nasional atau mencapai 124 persen dari target yang telah ditetapkan.

Kepala Perwakilan BI Provinsi NTB Hario K. Pamungkas mengatakan FESyar KTI 2026 menjadi wadah kolaborasi berbagai pemangku kepentingan untuk memperkuat halal value chain sekaligus mendorong pengembangan ekonomi syariah di Kawasan Timur Indonesia.

"Melalui kolaborasi seluruh pemangku kepentingan, FESyar diharapkan mampu memperkuat ekosistem halal sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan," kata Hario.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Provinsi NTB Abul Chair mengapresiasi kepercayaan Bank Indonesia yang menjadikan NTB sebagai tuan rumah FESyar KTI 2026. Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi momentum memperkuat inovasi dan pemanfaatan teknologi digital dalam pengembangan ekonomi syariah.

FESyar KTI 2026 diikuti oleh 22 provinsi di Kawasan Timur Indonesia dengan rangkaian kegiatan berupa business matching, seminar, talkshow, tabligh akbar, sertifikasi nazhir, gerakan sadar wakaf, hingga berbagai kompetisi literasi ekonomi syariah.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....