Hadapi Maulid, Disdag Lombok Timur intensifkan Pasar Murah dan Operasi Pasar

  • 18 Agt 2026 18:21 WIB
  •  Mataram

RRI.CO.ID, Lombok Timur - Dinas Perdagangan Kabupaten Lombok Timur (Lotim) sejak jauh hari melakukan berbagai langkah konkret untuk mengantisipasi kenaikan harga bahan pokok menghadapi peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW. Upaya tersebut dilakukan melalui pelaksanaan pasar murah, operasi pasar, serta koordinasi dengan berbagai pihak.

Kepala Dinas Perdagangan Kabupaten Lombok Timur, H. Hadi Faturrahman, mengatakan pihaknya telah sekitar tiga bulan terakhir secara intensif menyusun jadwal dan melaksanakan kegiatan pasar murah dengan melibatkan berbagai pihak.

“Dari Dinas Perdagangan sudah tiga bulan terakhir ini kami terus melakukan dan membuat jadwal pasar murah. Kami berkolaborasi dengan Bank Indonesia dan berbagai pihak lainnya,” ujarnya, Selasa 18 Agustus 2026.

Dikatakannya, kegiatan pasar murah tersebut telah dilaksanakan secara bertahap sejak Juni dan terus berlanjut hingga Agustus. Pelaksanaan juga disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat di sejumlah wilayah.

Salah satu kegiatan terbaru dilakukan bersama Tim Penggerak PKK di Posyandu yang berada di salah satu desa. Antusiasme masyarakat, khususnya kaum ibu, disebut cukup tinggi dalam menyambut kegiatan tersebut.

“Jumat kemarin kami bersama PKK melakukan operasi pasar. Luar biasa, ibu-ibu sangat antusias menyambut pasar murah ini karena sudah memasuki rangkaian persiapan Maulid,” katanya.

Selain kegiatan yang telah berjalan, Dinas Perdagangan Lombok Timur juga akan berkolaborasi dengan Dinas Perdagangan Provinsi NTB untuk menggelar pasar murah pada 21 Agustus di Kecamatan Suralaga. Langkah tersebut dinilai penting karena momentum Maulid biasanya diikuti peningkatan permintaan masyarakat terhadap berbagai kebutuhan, sehingga berpotensi mendorong kenaikan harga.

“Memang kami antisipasi Maulid karena biasanya terjadi peningkatan permintaan terhadap barang dan berdampak terhadap harga. Karena itu, intervensi seperti pasar murah ini kami lakukan secara terus-menerus,” jelasnya.

Ia mengatakan upaya tersebut mulai menunjukkan hasil. Berdasarkan pemantauan terakhir, kondisi inflasi di Lombok Timur masih berada pada posisi yang relatif aman dan sesuai dengan harapan pemerintah daerah.

Salah satu komoditas yang terus menjadi perhatian adalah cabai rawit. Harga komoditas tersebut saat ini mulai mengalami penurunan seiring berbagai upaya intervensi dan komunikasi dengan daerah sentra produksi.

“Cabai rawit tetap menjadi komoditas yang menjadi perhatian kami. Alhamdulillah sekarang sudah mulai melandai,” ujarnya.

Selain cabai, Dinas Perdagangan juga terus memantau komoditas hortikultura lainnya, termasuk sayur-mayur. Menurutnya, pergerakan harga harus tetap dijaga agar memberikan keseimbangan antara kepentingan petani sebagai produsen dan kemampuan masyarakat sebagai konsumen.

Untuk kebutuhan bahan pokok, minyak goreng Minyakita menjadi salah satu komoditas yang mendapat perhatian khusus. Dinas Perdagangan terus berkomunikasi dengan Bulog agar ketersediaannya tetap terjaga dan harga di tingkat masyarakat dapat ditekan.

Ia menjelaskan, harga Minyakita di pasar saat ini berada di kisaran Rp19 ribu hingga Rp20 ribu per liter. Sementara melalui kegiatan pasar murah, pihaknya dapat menjual dengan harga sekitar Rp15 ribu per liter.

Sementara itu, untuk komoditas seperti daging ayam dan telur, pihaknya menyebut kondisi harga masih relatif landai. Namun, pemantauan tetap dilakukan untuk memastikan pasokan mencukupi dan harga tidak mengalami lonjakan yang berlebihan.

Dikatakannya, selama ketersediaan stok tetap terjaga dan distribusi berjalan lancar, kenaikan permintaan menjelang Maulid tidak perlu dikhawatirkan secara berlebihan. Dinas Perdagangan Lombok Timur pun memastikan pemantauan harga dan pasokan akan terus dilakukan, termasuk melalui operasi pasar dan pasar murah yang melibatkan pemerintah daerah, pemerintah provinsi, Bulog, kepolisian, serta berbagai pihak lainnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....