Kepala Kanwil Kemenkum NTB Saksikan Ekspor Anyaman Ketak ke Tiga Negara

  • 24 Agt 2026 16:43 WIB
  •  Mataram

RRI.CO.ID, Mataram – Kantor Wilayah Kementerian Hukum Nusa Tenggara Barat (Kanwil Kemenkum NTB) turut hadir dan memberikan dukungan dalam kegiatan Seremonial Pelepasan Ekspor 3 Kontainer Produk Homedecor Anyaman Ketak ke Jerman, Belgia, dan Malaysia yang diselenggarakan oleh Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi NTB di Halaman Gedung Bale Kita, Kawasan Islamic Center Kota Mataram, Senin 24 Agustus 2026. Kehadiran Kanwil Kemenkum NTB menjadi bagian dari sinergi lintas sektor dalam mendorong produk unggulan daerah agar mampu bersaing dan menembus pasar global.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Ketua Dekranasda Provinsi NTB Sinta M. Iqbal, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum NTB I Gusti Putu Milawati, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi NTB, Direktur Utama Bank NTB Syariah, perwakilan PT AMMAN Mineral, serta unsur pemerintah daerah, instansi vertikal, dan pemangku kepentingan lainnya yang mendukung pengembangan industri dan perdagangan di Provinsi Nusa Tenggara Barat.

Acara diawali dengan sambutan Direktur PT Fatih Craft Lombok, Sapriadi, yang menyampaikan bahwa ekspor produk homedecor anyaman ketak kali ini merupakan bentuk keberhasilan pelaku usaha NTB dalam memanfaatkan peluang pasar internasional. Ia juga mengapresiasi dukungan pemerintah daerah dan berbagai instansi yang telah memfasilitasi proses ekspor serta membantu memperkenalkan produk kerajinan NTB ke pasar global.

Dalam laporan Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi NTB, Lalu Wiranata, dijelaskan bahwa ekspor yang dilakukan PT Fatih Craft Lombok kali ini menyasar tiga negara tujuan, yaitu Jerman, Belgia, dan Malaysia. Menurutnya, capaian tersebut menunjukkan meningkatnya kepercayaan pasar internasional terhadap kualitas produk kerajinan yang dihasilkan para pengrajin NTB.

Ketua Dekranasda Provinsi NTB, Sinta M. Iqbal, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan pelepasan ekspor kelima yang dilakukan oleh PT Fatih Craft Lombok. Ia mengungkapkan bahwa permintaan pasar internasional terhadap produk kerajinan NTB terus meningkat.

“Permintaan pasar cukup banyak, namun jumlah pengrajin kita masih terbatas. Selain itu, sebagian besar pengrajin yang terlibat merupakan perempuan,” ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa pemanfaatan media sosial, termasuk Facebook, menjadi salah satu sarana promosi yang efektif dalam memperluas jangkauan pasar produk kerajinan NTB.

Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum NTB, I Gusti Putu Milawati, menyebut bahwa keberhasilan ekspor produk kerajinan daerah merupakan bukti nyata bahwa pelaku usaha NTB memiliki daya saing yang tinggi di pasar internasional. Menurutnya, penguatan ekosistem usaha tidak hanya dilakukan melalui peningkatan kualitas produk dan akses pasar, tetapi juga melalui perlindungan hukum terhadap kekayaan intelektual yang melekat pada produk-produk unggulan daerah.

“Kanwil Kementerian Hukum NTB berkomitmen untuk terus mendukung pelaku usaha dan industri kreatif melalui layanan kekayaan intelektual, sehingga produk-produk unggulan NTB tidak hanya mampu menembus pasar global, tetapi juga memiliki perlindungan hukum yang kuat dan nilai tambah yang berkelanjutan,” ujar Milawati.

Kegiatan kemudian ditutup dengan penyerahan Certificate of Origin (COO) kepada Direktur PT Fatih Craft Lombok dan pelepasan simbolis ekspor yang ditandai dengan pemecahan kendi oleh Ketua Dekranasda Provinsi NTB. Pelepasan tiga kontainer produk homedecor anyaman ketak tersebut menjadi simbol optimisme bagi pertumbuhan industri kreatif NTB sekaligus memperkuat posisi daerah sebagai salah satu sentra kerajinan berorientasi ekspor di Indonesia.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....