Ekspor NTB Januari–Mei 2026 Tembus US$1,27 Miliar

  • 01 Jul 2026 15:46 WIB
  •  Mataram

RRI.CO.ID, Mataram – Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) mencatat nilai ekspor NTB selama Januari hingga Mei 2026 mencapai US$1,268 miliar. Angka tersebut meningkat 1.045,94 persen dibandingkan periode yang sama pada 2025.

Kepala BPS Provinsi NTB, Dr. Drs. Wahyudin, MM, mengatakan peningkatan ekspor secara kumulatif menunjukkan kinerja perdagangan luar negeri NTB yang tetap positif pada lima bulan pertama tahun ini.

"Nilai ekspor Provinsi NTB pada Januari–Mei 2026 mencapai US$1.268,92 juta atau meningkat 1.045,94 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu," ujar Wahyudin dalam rilis resmi BPS Provinsi NTB.

Meski demikian, secara bulanan nilai ekspor pada Mei 2026 tercatat sebesar US$15,81 juta atau turun 70,90 persen dibandingkan Mei 2025.

Menurut Wahyudin, komoditas tembaga masih menjadi penyumbang terbesar ekspor NTB pada Mei 2026 dengan nilai US$10,90 juta atau berkontribusi 68,96 persen dari total ekspor. Selanjutnya diikuti komoditas ikan dan udang sebesar US$3,77 juta (23,85 persen), perhiasan atau permata sebesar US$507,8 ribu (3,21 persen), bahan kimia anorganik sebesar US$257 ribu (1,63 persen), serta garam, belerang, dan kapur sebesar US$197,3 ribu (1,25 persen).

Dari sisi negara tujuan, ekspor NTB pada Mei 2026 paling banyak dikirim ke Tiongkok dengan pangsa 37,35 persen. Disusul Thailand sebesar 35,17 persen, Amerika Serikat 23,73 persen, Jepang 1,71 persen, Australia 0,79 persen, dan negara lainnya sebesar 1,25 persen.

Sementara itu, BPS juga mencatat nilai impor NTB selama Januari hingga Mei 2026 mencapai US$36,48 juta atau turun 71,70 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

"Untuk Mei 2026, nilai impor NTB tercatat sebesar US$7,81 juta atau mengalami penurunan 76,62 persen dibandingkan Mei 2025," kata Wahyudin.

Komoditas impor terbesar pada Mei 2026 didominasi karet dan barang dari karet senilai US$4,09 juta atau 52,33 persen dari total impor. Berikutnya mesin-mesin atau pesawat mekanik sebesar US$1,65 juta (21,09 persen), berbagai produk kimia sebesar US$694,3 ribu (8,89 persen), kendaraan dan bagiannya sebesar US$474,8 ribu (6,08 persen), serta mesin dan peralatan listrik sebesar US$341,2 ribu (4,37 persen).

Berdasarkan negara asal, impor NTB pada Mei 2026 paling banyak berasal dari Jepang dengan pangsa 46,91 persen. Selanjutnya Amerika Serikat sebesar 29,44 persen, Singapura 9,12 persen, Australia 8,10 persen, Tiongkok 6,37 persen, dan negara lainnya sebesar 0,06 persen.

Data BPS menunjukkan bahwa kinerja perdagangan luar negeri NTB hingga Mei 2026 masih ditopang oleh tingginya nilai ekspor secara kumulatif, meskipun nilai ekspor dan impor pada Mei mengalami penurunan dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....