HIPMI NTB: Pengusaha Kini Lebih Pilih Investasi Bisnis Riil

  • 21 Mei 2026 09:33 WIB
  •  Mataram

RRI.CO.ID, Mataram - Kalangan pengusaha di Nusa Tenggara Barat mulai lebih berhati-hati dalam menempatkan investasi di pasar modal di tengah situasi ekonomi global yang dinilai belum stabil. Sekretaris Umum BPD Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) NTB, Lalu Fatahillah Prawira, mengatakan kondisi ekonomi dunia yang dipengaruhi perang, fluktuasi nilai dolar, hingga naik turunnya harga emas membuat pelaku usaha cenderung memilih investasi pada sektor bisnis riil.

Menurutnya, para pengusaha sebelumnya juga aktif berinvestasi di saham, terutama saat kondisi ekonomi dinilai masih baik dan stabil. Namun dalam dua hingga tiga tahun terakhir, ketidakpastian ekonomi membuat investasi di pasar modal dinilai lebih berisiko.

“Dulu kita juga main di saham-saham. Kita lihat situasi ekonomi bagus, saham yang bagus kita ambil. Tapi sekarang ini memang tidak ada kepastian,” ujarnya belum lama ini.

Ia mencontohkan fluktuasi harga emas dan pergerakan dolar yang sulit diprediksi. Selain itu, kondisi global juga memengaruhi iklim investasi di Indonesia, termasuk adanya perusahaan besar dan investor yang mulai memindahkan investasinya ke negara lain yang dianggap lebih kondusif.

Menurut Fatahillah, investor saat ini mempertimbangkan banyak aspek sebelum menanamkan modal, mulai dari kemudahan perizinan, stabilitas negara, hingga kondisi tenaga kerja.

“Banyak investor pindah ke negara yang perizinannya gampang, negaranya kondusif, pekerjanya juga kondusif. Itu yang perlu dilihat,” katanya.

Ia juga menilai momentum Hari Buruh beberapa waktu lalu seharusnya tidak hanya menjadi ruang penyampaian tuntutan pekerja, tetapi juga menjadi momentum bersama untuk memikirkan solusi mempertahankan dan menarik investor agar tetap berinvestasi di Indonesia.

“Harusnya juga dipikirkan bagaimana menarik investor dan mempertahankan investor,” ucapnya.

Fatahillah menegaskan, kehati-hatian pengusaha dalam berinvestasi bukan karena tidak memahami investasi pasar modal, melainkan lebih pada pertimbangan situasi global yang dinilai belum menentu akibat dampak perang dan berbagai faktor ekonomi lainnya.

Karena itu, sebagian pengusaha saat ini lebih memilih menempatkan modal pada sektor usaha riil yang dianggap memiliki kepastian lebih jelas dibanding investasi spekulatif di pasar modal.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....