Kearifan Lokal Jadi Kunci Pemasaran Makanan Tradisional Lombok

  • 15 Okt 2025 08:08 WIB
  •  Mataram

KBRN, Mataram: Pemasaran kuliner lokal Lombok dinilai perlu dikembangkan lewat inovasi dan kolaborasi lintas sektor. Ketua IFBEC NTB, Sudirman, menilai makanan lokal memiliki potensi besar mendunia, dalam Dialog Interaktif Ruang Interaktif Mozaik Indonesia, di Studio Pro 1 RRI Mataram, Selasa (14/10/2025).

Ia menyebut penguatan rasa dan konsistensi pelayanan menjadi prioritas pelaku industri makanan minuman. Semua orang sudah tahu ayam taliwang dan plecing kangkung," katanya kepada RRI.

Menurutnya, kolaborasi pemerintah dan pelaku industri sangat penting dalam pengembangan kuliner daerah. "Kami dari industri harus pastikan makanan tradisional hadir di setiap menu hotel," ujarnya.

Sudirman menegaskan bahwa makanan lokal kini mulai banyak disesuaikan dengan selera wisatawan asing. “Cita rasanya tetap khas, tapi disesuaikan untuk orang Eropa,” jelasnya.

Kendati belum diwajibkan, hampir seluruh restoran di kawasan pariwisata sudah menyajikan menu lokal. Ia menyebut restoran di Senggigi dan Kuta konsisten mempromosikan makanan tradisional.

Ia mengapresiasi forum dialog yang mengangkat isu aktual seputar kuliner dan pariwisata daerah. "Bagus sekali bisa sharing kondisi real industri makanan di lapangan," jelasnya.

Sudirman berharap diskusi serupa terus dilanjutkan dengan frekuensi lebih rutin dan waktu fleksibel. "Kalau bisa seminggu dua kali, apalagi kalau diadakan saat akhir pekan," tutupnya.

Penulis: Dian Ferdinawan Mahasiswa PKL UIN Mataram di RRI Mataram

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....