Wisatawan Mancanegara Padati Museum Peradaban Saat MotoGP Mandalika
- 04 Okt 2025 10:11 WIB
- Mataram
KBRN.Mataram: Berlangsung sejak tanggal 2 Oktober 2025, pameran koleksi benda-benda bersejarah yang merepresentasikan wajah budaya NTB berhasil menarik minat penonton global MotoGp.
Gelaran pameran Lombok Sumbawa Museum of Civilization atau Museum Peradaban yang digelar hingga 5 Oktober 2025 tersebut menampilkan miniatur tiga dimensi letusan Gunung Samalas-Rinjani dan Tambora, Tembe Nggoli yang merupakan kain khas Bima, Kre Alang khas Sumbawa, Arca Siwa Mahadewa, hingga naskah Babat Lombok yang menceritakan letusan Gunung Samalas pada abad ke-13.

Kepala Museum, Ahmad Nuralam (Kaos Putih dan Berkacamata), Ketua Dekranasda NTB, Hj. Sinta Agatha Iqbal bersama beberapa pejabat publik di hadapan beberapa Kain Tradisional NTB. Foto/RRI/Museum NTB.
Baca juga : Perdana! Museum Peradaban Satu-satunya di MotoGP Mandalika Diresmikan
| Baca juga: Pantai Wane Bima Dongkrak Ekonomi Warga |
Menurut keterangan dari tim Museum NTB yang diberi tanggungjawab untuk menyelenggarakan pameran tersebut, pengunjung yang datang berasal dari dalam maupun luar negeri.
"Nggih banyak pengunjung mancanegara yang datang melihat koleksi dari museum," ucap Idris, Tim Museum NTB, Sabtu, 3/10/2026.

Idris, Tim Museum NTB sedang Menjelaskan Koleksi Museum pada Pengunjung Mancanegara. Foto/RRI/Museum NTB.
Menanggapi fenomena ini, Kepala Museum NTB, Ahmad Nuralam mengungkapkan hal yang sama, bahwa sejak dibuka tanggal 2, Museum Of Civilization tidak pernah sepi pengunjung. Bahkan sambil berseloroh Nuralam mengungkapkan bahwa DJ Alan Walker turut mengunjungi museum yang pertama dan satu-satunya di MotoGP tersebut.
"Ada Alan Walker tadi kata Pak Idris" ucapnya berseloroh.
Ia menambahkan bahwa sejak dibuka 2 Oktober lalu, museum terus didatangi para pengunjung baik dalam maupun luar negri.
"Sampai sore tadi pameran di hari ke 2 semenjak di buka kemarin banyak penonton motogp yg hadir ke lombok sumbawa museum of civilization," tambahnya.
Selanjutnya Nuralam juga mengungkapkan bahwa ketertarikan pengunjung dan penonton MotoGP dikarenakan mereka ingin mengetahui budaya dan tradisi yang ada di NTB, terlebih koleksi yang dihadirkan adalah koleksi unggulan yang dimiliki.
"Kemungkinan mereka ingin mengetahui budaya dan dan tradisi masyarakat NTB. Ini sesuai dengan konsep dari pak Gubernur bahwa olah raga wisata sambil memperkenalkan budaya lokal NTB sehingga penonton MotoGP tidak hanya mendapat pengalaman menontop balap tapi juga mengetahui budaya masyarakat Lombok dan Sumbawa," ujarnya.

Pengunjung Museum of Civilization di Mandalika. Foto/RRI/Museum NTB
Sebelumnya, Gubernur Nusa Tenggara Barat, H. Lalu M. Iqbal, menginstruksikan Museum Negeri NTB ikut meramaikan gelaran MotoGP Mandalika 2025 sebagai bagian dari upaya promosi budaya dalam rangka pemajuan kebudayaan sekaligus mendukung pariwisata berkelanjutan di NTB.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....