Kolaborasi Indonesia dan Australia Perkuat Diplomasi Budaya Melalui Wastra Lomb

  • 29 Jul 2026 16:31 WIB
  •  Mataram
Poin Utama
  • Tenun NTB
  • Buku Two Islands One Thread: Lombok and Bali Textiles from the Michael Abbott Collection
  • NTB Mendunia
  • SEJARAH TENUN NTB

RRI.CO.ID, Mataram - Hubungan Indonesia dan Australia tidak hanya terjalin melalui kerja sama ekonomi maupun pendidikan, tetapi juga berkembang dalam bidang kebudayaan. Salah satu wujud nyata kolaborasi tersebut adalah penyusunan buku Two Islands One Thread: Lombok and Bali Textiles from the Michael Abbott Collection. Hal itu disampaikan dalam Program Berugak Kita Pro 4 RRI Mataram yang menghadirkan Kurator Seni Asia Tenggara asal Australia Dr. James Bennett dan Kepala Museum Negeri NTB Dr. Ahmad Nur Alam.

Menurut Dr. Ahmad Nur Alam, kedekatan geografis Indonesia dan Australia menjadi modal penting untuk membangun kerja sama kebudayaan yang saling menguntungkan. Kehadiran peneliti Australia dalam mendokumentasikan wastra Lombok menunjukkan bahwa budaya mampu menjadi bahasa universal yang mempererat hubungan kedua negara.

"Kita sangat bersyukur karena Australia merupakan tetangga yang sangat dekat dengan Indonesia. Salah satu bentuk kolaborasi yang terus kita bangun adalah komunikasi kebudayaan," ujar Ahmad Nur Alam.

Senada dengan itu, Dr. James Bennett mengatakan penyusunan buku dilakukan secara gotong royong dengan melibatkan penulis dari berbagai negara. Meski berasal dari latar belakang yang berbeda, seluruh tim memiliki tujuan yang sama, yaitu menghadirkan referensi ilmiah yang mampu memperkenalkan kekayaan budaya Lombok kepada masyarakat internasional.

Kolaborasi tersebut juga memperlihatkan bahwa penelitian budaya tidak dapat dilakukan secara individual. Dibutuhkan sinergi antara akademisi, museum, masyarakat adat, kolektor, hingga para penenun yang selama ini menjaga keberlangsungan tradisi tenun di Lombok.

Bagi Museum Negeri NTB, kerja sama ini menjadi pengalaman penting dalam memperluas jaringan internasional. Selain menghasilkan sebuah buku, proyek tersebut juga membuka peluang kolaborasi penelitian, pameran budaya, hingga pertukaran pengetahuan dengan berbagai institusi luar negeri pada masa mendatang.

Melalui semangat kolaborasi lintas negara, buku Two Islands One Thread diharapkan menjadi lebih dari sekadar publikasi ilmiah. Buku ini menjadi simbol diplomasi budaya yang memperlihatkan bahwa kekayaan tradisi lokal mampu menjadi penghubung persahabatan antarbangsa sekaligus memperkenalkan identitas Lombok kepada dunia.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....