Wabup Lotim Dorong Lahirnya Event Budaya Baru usai Sukses Alunan Pringgasela
- 26 Jul 2026 19:59 WIB
- Mataram
RRI.CO.ID, Lombok Timur - Alunan Budaya Desa Pringgasela Raya X resmi ditutup melalui malam puncak yang berlangsung meriah di kawasan Tugu Mopra Pringgasela. Kegiatan yang telah berlangsung sejak 18 Juli tersebut dihadiri Wakil Bupati Lombok Timur H. Moh. Edwin Hadiwijaya bersama Ketua GOW Ny. Sri Mahyu Wardani Edwin, mendampingi Ketua Dekranasda NTB Ny. Hj. Sinta M. Iqbal serta mewakili Gubernur NTB, Kepala Dinas Kebudayaan Provinsi NTB Muhammad Ihwan.
Menteri Pariwisata RI yang diwakili Plh. Direktur Politeknik Pariwisata Lombok, Amirosa Ria Satiadji, memberikan apresiasi kepada Majelis Seni dan Budaya Pringgasela Raya, Pemerintah Provinsi NTB, Pemerintah Kabupaten Lombok Timur. Disamping itu masyarakat yang dinilai berhasil membangun kolaborasi dalam mengembangkan sektor pariwisata melalui penyelenggaraan event berkualitas.
"Alunan Budaya Desa bukan sekadar sebuah agenda budaya, tetapi perayaan identitas dan akar budaya yang terus dirawat serta dikemas secara kreatif agar tetap hidup di tengah arus modernisasi," ujarnya, Minggu 26 Juli 2026.
Ia menilai penyelenggaraan event budaya seperti ini tidak hanya menampilkan kekayaan budaya, keindahan alam, dan kreativitas masyarakat, tetapi juga mampu menggerakkan roda perekonomian daerah. Menurutnya, aktivitas wisata yang tercipta mampu menghidupkan sektor akomodasi, transportasi, UMKM, hingga membuka lapangan kerja yang berdampak pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Wakil Bupati Lombok Timur H. Moh. Edwin Hadiwijaya menegaskan bahwa setiap penyelenggaraan event harus memberikan manfaat nyata, terutama bagi perekonomian masyarakat di sekitar lokasi kegiatan. Karena itu, Pemerintah Kabupaten Lombok Timur akan terus mendukung berbagai kegiatan kreatif yang mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
"Dari 239 desa, kami masih mempunyai potensi yang cukup besar yang terus kita kembangkan untuk bisa mengikuti jejak event yang ada di Pringgasela ini," kata Edwin.
Ia berharap keberhasilan Alunan Budaya Desa Pringgasela yang telah masuk dalam Karisma Event Nusantara (KEN) dapat menjadi inspirasi bagi desa-desa lain di Lombok Timur. Hal untuk mengembangkan potensi budaya dan pariwisata yang dimiliki.
Sementara itu, Kepala Dinas Kebudayaan Provinsi NTB Muhammad Ihwan yang mewakili Gubernur NTB mengapresiasi konsistensi masyarakat Pringgasela dalam melestarikan budaya. Menurutnya, melalui Alunan Budaya Desa, masyarakat berhasil menunjukkan bahwa warisan leluhur dapat dikemas secara modern tanpa kehilangan nilai-nilai tradisinya.
"Kain tenun Pringgasela bukan sekadar karya budaya, tetapi menyimpan doa, sejarah, harga diri, dan identitas masyarakat NTB. Warisan ini harus menjadi warisan hidup yang terus berkembang dan memberikan nilai ekonomi," ujarnya.
Pemerintah Provinsi NTB juga berkomitmen memberikan dukungan terhadap pengembangan desa wisata, pelestarian wastra nusantara, dan pemberdayaan UMKM kreatif. Hal agar Pringgasela semakin dikenal sebagai desa berbasis budaya yang mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional.
Malam puncak Alunan Budaya Desa Pringgasela Raya X berlangsung semarak dengan pertunjukan fashion, seni tari, musik, dan teater. Kegiatan tersebut turut dihadiri Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia NTB, Kepala Dinas Pariwisata NTB, jajaran Forkopimda, pimpinan OPD lingkup Pemerintah Kabupaten Lombok Timur. Terdapat pula tokoh agama, tokoh adat, dan tokoh masyarakat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....