Ruang Rasa Samawa Hidupkan Budaya di Mataram
- 23 Apr 2026 13:18 WIB
- Mataram
RRI.CO.ID, Mataram - Kegiatan “Ruang Rasa Samawa” digelar di Warject, Taman Budaya Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat, Selasa 21 April 2026. Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi sejumlah komunitas, yakni Hipmasbar, FKPPMS, Lonto Engal, Pusuk Baseli, dan Insomnia Theater Movement.
Acara tersebut menghadirkan ruang ekspresi budaya yang terbuka bagi mahasiswa dan pemuda, khususnya yang berasal dari Sumbawa (Samawa) dan sedang menempuh pendidikan di Kota Mataram. Antusiasme terlihat dari kehadiran berbagai kalangan mahasiswa yang memadati lokasi kegiatan.
Ketua FKPPMS, Riki Anandi, mengatakan bahwa “Ruang Rasa” tidak sekadar menjadi ajang pertunjukan, tetapi juga sebagai wadah untuk mengobati kerinduan terhadap kampung halaman serta memperkuat identitas budaya Samawa di tanah rantau.

“Semalam bersama Warject, ruang rasa ini menjadi tempat kita memahami bahwa Samawa bukan hanya tentang penampilan, tetapi juga obat rindu terhadap Sumbawa. Ini adalah ruang belajar dan berekspresi bagi pemuda, pelajar, dan mahasiswa Sumbawa di Mataram sebagai bagian dari pelestarian budaya,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada pihak-pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut, termasuk Indra Saputra Lesmana, Insomnia Theater Movement, dan Warject yang telah memberikan ruang bagi para peserta untuk berekspresi.
Senada dengan itu, Ketua Hipmasbar Mataram, Dymas Prayoga, menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh pihak yang terlibat dalam kolaborasi tersebut. Menurutnya, kegiatan ini menjadi langkah awal untuk menghidupkan kembali semangat kebudayaan Samawa di tengah dinamika kehidupan kota.
“Langkah kecil ini adalah sesuatu yang kami rindukan untuk menghidupi kembali kebudayaan Samawa di Kota Mataram. Di tengah hiruk pikuk kota, kolaborasi ini hadir untuk membangkitkan kembali suasana dan rasa Samawa,” katanya.
Penyelenggara mengajak seluruh elemen masyarakat, khususnya generasi muda, untuk bersama-sama menjaga dan melestarikan adat serta budaya Samawa di perantauan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....