Burnout di Tempat Kerja: Ketika Lelah Bukan Lagi Sekadar Lelah

  • 27 Agt 2026 13:44 WIB
  •  Mataram

RRI.CO.ID Mataram - Bekerja merupakan bagian penting dari kehidupan. Ada kebutuhan ekonomi yang harus dipenuhi, target yang harus diselesaikan, tanggung jawab kepada keluarga, hingga keinginan untuk membangun karier. Namun di balik rutinitas tersebut, pekerja juga dapat menghadapi tekanan yang perlahan memengaruhi kesehatan fisik maupun mental.

Bangun pagi, berangkat bekerja, menghadapi kemacetan, menyelesaikan pekerjaan yang menumpuk, mengejar target, menghadiri rapat, melayani pelanggan, hingga menerima pesan pekerjaan di luar jam kerja. Aktivitas tersebut mungkin sudah menjadi bagian dari keseharian banyak pekerja.

Masalah muncul ketika tekanan pekerjaan berlangsung terus-menerus dan tidak berhasil dikelola.

Salah satu kondisi yang perlu dikenali adalah burnout. Organisasi Kesehatan Dunia atau WHO mendefinisikan burnout sebagai sindrom yang muncul akibat stres kronis di tempat kerja yang tidak berhasil dikelola. Burnout memiliki tiga karakteristik utama, yaitu rasa kehabisan energi atau kelelahan, meningkatnya jarak mental terhadap pekerjaan atau munculnya sikap negatif dan sinis terhadap pekerjaan, serta menurunnya efektivitas profesional.

dr. Muhammad Rizky Huryamin H., Sp.KJ, Dokter Spesialis Kesehatan Jiwa ,menjelaskan bahwa burnout tidak sama dengan sekadar merasa lelah setelah menjalani hari yang panjang.

Seseorang bisa saja merasa capek setelah bekerja dan kembali bugar setelah mendapatkan tidur atau waktu istirahat yang cukup. Sementara itu, burnout berkaitan dengan tekanan kerja kronis yang membuat seseorang mengalami perubahan lebih menetap dalam energi, hubungan dengan pekerjaan, dan kemampuan menjalankan pekerjaannya.

Karena itu, penting untuk tidak sembarangan menyamakan burnout dengan depresi. WHO secara khusus menempatkan burnout sebagai fenomena yang berkaitan dengan konteks pekerjaan, bukan sebagai kondisi medis.

Menjadi pekerja yang bertanggung jawab memang penting. Target perlu dicapai, pekerjaan perlu diselesaikan dan profesionalisme harus dijaga.

Tetapi menjaga kesehatan juga merupakan bagian dari tanggung jawab.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....