Kunjungan ke Mandalika Tumbuh 17 Persen, ITDC Kembali Siapkan Sejumlah Event

  • 22 Agt 2026 18:34 WIB
  •  Mataram

RRI.CO.ID, Lombok Tengah – Kawasan The Mandalika menunjukkan pertumbuhan kunjungan wisatawan yang cukup signifikan sepanjang semester pertama 2026. Hingga Juni 2026, jumlah kunjungan wisatawan ke kawasan tersebut mencapai 685.844 orang, tumbuh 17,39 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Capaian tersebut bahkan melampaui target yang ditetapkan perusahaan, yakni mencapai 124,7 persen dari target kunjungan semester pertama.

Pertumbuhan kunjungan juga diikuti peningkatan tingkat hunian. Rata-rata okupansi di kawasan The Mandalika naik dari 44,94 persen pada semester pertama 2025 menjadi 50,95 persen pada semester pertama tahun ini.

Pelaksana Tugas Direktur Utama ITDC Ahmad Fajar mengatakan, pertumbuhan tersebut tidak terlepas dari semakin padatnya penyelenggaraan berbagai kegiatan olahraga, hiburan, dan aktivitas komunitas di kawasan Mandalika. Menurutnya, The Mandalika kini semakin memperkuat posisinya sebagai destinasi sport and lifestyle tourism.

Secara keseluruhan, ITDC mencatat 2.497.458 kunjungan wisatawan di tiga kawasan yang dikelolanya, yakni The Nusa Dua, The Mandalika, dan The Golo Mori sepanjang semester pertama 2026.

Jumlah tersebut meningkat 10,54 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang mencapai 2.259.269 kunjungan.

The Nusa Dua masih menjadi penyumbang kunjungan terbesar dengan 1.798.004 wisatawan. Sementara The Golo Mori mencatat 13.610 kunjungan, atau tumbuh 6,90 persen.

Memasuki semester kedua 2026, ITDC menargetkan pertumbuhan kunjungan dan aktivitas ekonomi di kawasan Mandalika terus meningkat.

Salah satu penggeraknya adalah penyelenggaraan Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 di Sirkuit Mandalika.

Ajang balap motor dunia tersebut diproyeksikan kembali menarik wisatawan domestik maupun mancanegara sekaligus mendorong tingkat hunian hotel, transportasi, UMKM, dan ekonomi kreatif di Nusa Tenggara Barat.

ITDC juga menilai rangkaian event di Mandalika dapat memberikan dampak ekonomi yang lebih luas bagi pelaku usaha lokal.

Ahmad Fajar mengatakan, pihaknya ingin memastikan kawasan yang dikelola ITDC tidak hanya menjadi tujuan wisata, tetapi juga mampu menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru yang memberikan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat dan dunia usaha.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....