Bank Dinar Siapkan 25 Sapi Limosin untuk Qurban Idul Adha 1447 H
- 26 Mei 2026 12:57 WIB
- Mataram
RRI.CO.ID, Mataram — BPRS Dinar Ashri atau Bank Dinar menyiapkan sebanyak 25 ekor sapi limosin untuk momentum Idul Adha 1447 Hijriah/2026. Hewan qurban tersebut disalurkan melalui Lembaga Amil Zakat (LAZ) Metro Insan Mulia (MIM) Foundation untuk didistribusikan kepada masyarakat di seluruh wilayah Provinsi NTB.
Penyerahan hewan qurban dilakukan secara simbolis oleh Direktur Utama Bank Dinar, Mustaen, kepada Ketua MIM Foundation, M. Romi Saepudin, di kawasan Mall Qurban, Jalan Gadjah Mada, Selasa, 26 Mei 2026. Kegiatan tersebut juga dirangkaikan dengan penyerahan santunan kepada anak yatim.
Direktur Utama Bank Dinar, Mustaen mengatakan, program qurban dan bantuan sosial merupakan bagian dari komitmen perusahaan yang secara konsisten menyisihkan 10 persen laba perusahaan untuk kegiatan sosial kemasyarakatan.
“Dari persetujuan pemegang saham, 10 persen laba perusahaan wajib dikeluarkan untuk kegiatan sosial, termasuk qurban. Karena perusahaan terus tumbuh, nilai manfaat yang diberikan juga meningkat. Tahun lalu sekitar Rp700 juta, sekarang sudah mencapai Rp1 miliar total nilainya. Kalau tahun lalu sebanyak 23 ekor sapi limosin, tahun ini bertambah menjadi 25 ekor sapi limosin,” ujarnya.
Ia berharap nilai bantuan sosial tersebut terus meningkat seiring pertumbuhan perusahaan. Menurutnya, perkembangan Bank Dinar sebagai BPRS terbesar nasional turut memperbesar dampak sosial yang dapat diberikan kepada masyarakat.
“Alhamdulillah, sekarang Dinar merupakan BPRS nomor satu terbesar nasional. Dari NTB untuk Indonesia. Jadi semakin besar Dinar, maka semakin besar pula manfaatnya bagi masyarakat,” katanya.
Saat ini, aset Bank Dinar disebut telah mencapai sekitar Rp2,5 triliun. Mustaen menilai, semakin banyak masyarakat memanfaatkan layanan Bank Dinar, maka semakin besar pula kontribusi sosial yang dapat dikembalikan kepada masyarakat melalui berbagai program bantuan.
Ia menjelaskan, seluruh program sosial perusahaan disalurkan melalui MIM Foundation sebagai lembaga resmi pengelola bantuan sosial Bank Dinar. Karena itu, pihaknya berharap dukungan dan doa masyarakat agar perusahaan terus berkembang dan memberi manfaat lebih luas, baik di NTB maupun tingkat nasional.
“Kami berharap masyarakat bisa mendukung dan memberikan doa, bahwa meskipun kami berada di ujung Indonesia, kami tetap bisa memberikan dampak positif kepada masyarakat,” katanya.
Untuk distribusi qurban Idul Adha tahun ini, Mustaen memastikan penyaluran dilakukan merata hingga seluruh wilayah NTB melalui jaringan kantor cabang Bank Dinar. Distribusi di wilayah Mataram dan Lombok Barat ditangani langsung oleh MIM Foundation, sedangkan wilayah Lombok Tengah, Lombok Timur, Sumbawa, Dompu hingga Bima akan disalurkan melalui kantor cabang Bank Dinar di masing-masing daerah.
Menurutnya, makna qurban bukan sekadar menyembelih hewan, tetapi juga simbol pengorbanan terhadap sesuatu yang paling dicintai demi kepentingan masyarakat.
“Qurban itu simbol bahwa kita diminta menyembelih yang paling kita sayangi, termasuk hawa nafsu dan harta benda untuk disalurkan kepada masyarakat,” ujarnya.
Ia menambahkan, Bank Dinar sengaja memilih hewan qurban berkualitas terbaik sebagai bentuk kesungguhan perusahaan dalam berbagi kepada masyarakat.
“Kami tidak ingin menyumbang sesuatu yang dipilih-pilih atau yang jelek. Kami ingin memberikan yang terbaik. Makanya saya minta dicarikan sapi yang bisa bersaing dengan sapi Presiden. Karena itu simbol bahwa kita memberikan yang terbaik, bukan yang sisa,” katanya.
Sementara itu, Ketua LAZ MIM Foundation, M. Romi Saepudin mengatakan, proses pengadaan hewan qurban dilakukan langsung dari peternak lokal di berbagai daerah di Pulau Lombok. Pihaknya turun langsung ke lapangan untuk memastikan kualitas sapi sekaligus menjaga transparansi harga pembelian.
“Kami keliling Lombok, masuk pasar dan langsung ke peternak sebagai pembanding harga. Semua transaksi dilakukan langsung dengan peternak dan sapi ditimbang secara terbuka sehingga transparan sesuai berat hidupnya,” ujarnya.
Ia menyebutkan, sapi limosin qurban tahun ini berasal dari Lombok Timur, Lombok Barat, Lombok Tengah, dan Lombok Utara. Salah satu sapi bahkan memiliki bobot mencapai sekitar 950 kilogram dan pernah menjadi juara dalam kontes sapi.
Romi memastikan distribusi daging qurban telah dipersiapkan secara matang dengan sasaran penerima meliputi panti asuhan, rumah singgah, mualaf, marbot masjid, hingga masyarakat yang membutuhkan di berbagai wilayah di NTB.
“Insyaallah pendistribusian tepat sasaran. Pemotongan dilakukan di rumah potong hewan dan seluruh proses distribusi ditangani langsung oleh MIM Foundation,” katanya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....