Satgas MBG Evaluasi SPPG di Batukliang
- 14 Sep 2026 15:50 WIB
- Mataram
RRI.CO.ID, Lombok Tengah — Satuan Tugas Makan Bergizi Gratis (Satgas MBG) Provinsi Nusa Tenggara Barat langsung mengevaluasi Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Batukliang Mekar Bersatu, Lombok Tengah, setelah muncul laporan gangguan kesehatan pada sejumlah penerima manfaat.
Ketua Satgas MBG NTB, Fathul Gani, turun langsung melakukan inspeksi ke SPPG tersebut akhir pekan lalu. Pemeriksaan dilakukan untuk memastikan proses pengolahan makanan dan penerapan standar keamanan pangan berjalan sesuai ketentuan.
Asisten II Setda Lombok Tengah, L Rinjani, mengatakan pemerintah daerah bersama Satgas MBG langsung melakukan penanganan setelah menerima laporan terkait kondisi para penerima manfaat.
Menurutnya, seluruh siswa yang sempat mendapatkan perawatan di fasilitas kesehatan kini telah diperbolehkan pulang.
“Alhamdulillah semua anak-anak kita sudah diperbolehkan pulang semua dari puskesmas,” ujarnya.
SPPG Batukliang Mekar Bersatu pada hari kejadian menyalurkan makanan kepada sekitar 1.900 penerima manfaat. Dari jumlah tersebut, ratusan penerima manfaat sempat mengalami keluhan kesehatan dan mendapat pemeriksaan di sejumlah fasilitas kesehatan.
Data sementara mencatat sekitar 200 orang telah mendapatkan pelayanan kesehatan. Di Puskesmas Mantang, sebanyak 67 orang telah diperiksa dan diperbolehkan pulang, sementara tujuh orang sempat menjalani observasi dan satu orang mendapatkan tindakan infus.
Di wilayah Pringgarata, sebanyak 140 orang mendapat penanganan dengan mayoritas mengalami gejala ringan. Sebanyak 123 orang telah diperbolehkan pulang. Sementara di Bagu terdapat 16 orang yang telah mendapatkan pelayanan kesehatan, dan empat orang di wilayah Aik Darek masih menjalani observasi saat data tersebut dihimpun.
Sejumlah sekolah menerima distribusi makanan dari SPPG Batukliang Mekar Bersatu, di antaranya SDN Beber.
Menu yang dikonsumsi penerima manfaat pada hari kejadian berupa chicken kebab, yang terdiri dari tortila, sate ayam, stik tempe, selada, timun, tomat, serta buah salak.
Dalam inspeksi tersebut, Satgas MBG NTB bersama pemerintah daerah mengecek proses pengolahan makanan, standar operasional, hingga kelengkapan administrasi SPPG.
Hasil pemeriksaan awal menunjukkan SPPG Batukliang Mekar Bersatu telah memiliki Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS). Kehadiran apel SPPG juga terpenuhi dan tenaga chef tercatat telah memiliki sertifikasi BNSP.
| Baca juga: Pemporv NTB Gelar Lomba Menu Kreatif MBG |
Namun, tim masih menemukan sejumlah catatan yang perlu diperbaiki. Salah satunya terkait pelabelan ompreng yang belum diterapkan secara menyeluruh pada seluruh wadah makanan.
SPPG tersebut juga tercatat pernah menghentikan sementara operasional pada 1 hingga 9 April 2026 untuk melakukan perbaikan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL).
Saat ini, penyebab pasti munculnya keluhan kesehatan masih dalam proses investigasi. Pemeriksaan sampel makanan dan evaluasi seluruh tahapan penyediaan makanan dilakukan untuk memastikan sumber masalah.
Pemerintah daerah bersama Satgas MBG NTB memastikan evaluasi dilakukan secara menyeluruh, dengan keselamatan dan kesehatan penerima manfaat menjadi prioritas utama.
Langkah tersebut sekaligus menjadi bahan evaluasi agar pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis di Lombok Tengah dapat berjalan aman dan memenuhi standar yang telah ditetapkan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....