Progres KNMP Labuhan Sangoro Capai 72 Persen

  • 16 Jul 2026 12:50 WIB
  •  Mataram

RRI.CO.ID, Sumbawa - Pembangunan sarana dan prasarana Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) di Desa Labuhan Sangoro Kecamatan Maronge, terus dipacu. Hingga pertengahan Juli 2026, progres pekerjaan fisik proyek yang dibiayai pemerintah pusat senilai Rp11,10 miliar itu telah mencapai 72,04 persen.

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kabupaten Sumbawa melalui Kepala Bidang Perikanan Tangkap, H. Burhanuddin, Kamis 16 Juli 2026, mengatakan pelaksanaan pembangunan masih berjalan sesuai target. Sejumlah pekerjaan fisik telah rampung, sementara pekerjaan lainnya terus dikebut agar selesai sesuai jadwal kontrak.

Menurut Burhanuddin, proyek KNMP Tahap II Tahun 2025/2026 tersebut dilaksanakan dengan skema tahun jamak (multiyears) dan dikerjakan oleh PT Tolping Jaya. Kontrak pekerjaan dimulai pada 19 Desember 2025 dengan masa pelaksanaan selama 180 hari kalender.

Pembangunan meliputi berbagai fasilitas pendukung aktivitas perikanan, antara lain shelter pendaratan ikan, gudang beku portabel, pabrik es portabel, area parkir, shelter penyimpanan cool box, kios pembekalan, bengkel nelayan, kantor pengelola, balai pertemuan nelayan, tempat pemasaran ikan, toilet umum, tangki air dan sumur bor, penerangan kawasan, jalan lingkungan, saluran drainase, pagar kawasan, pos jaga, instalasi pengolahan air limbah (IPAL) Biotech, serta sejumlah infrastruktur pendukung lainnya.

Ia menjelaskan sebagian besar bangunan telah memasuki tahap penyelesaian, sementara pekerjaan yang masih berlangsung difokuskan pada penyempurnaan konstruksi dan penataan kawasan.

"Hingga saat ini progres fisik telah mencapai 72,04 persen. Tenaga kerja, peralatan, dan material yang dibutuhkan seluruhnya tersedia di lokasi pekerjaan. Pelaksanaan proyek juga tetap mengedepankan aspek keselamatan dan kesehatan kerja (K3), termasuk mengantisipasi faktor cuaca serta menambah jam kerja agar target penyelesaian dapat tercapai," ujarnya.

Burhanuddin optimistis proyek strategis tersebut dapat diselesaikan sesuai jadwal karena masa kontrak masih menyisakan sekitar satu bulan. Dengan percepatan pekerjaan yang dilakukan, pembangunan diharapkan rampung dalam tahun anggaran berjalan sehingga seluruh fasilitas dapat segera dimanfaatkan oleh masyarakat nelayan.

Program Kampung Nelayan Merah Putih merupakan salah satu upaya pemerintah untuk meningkatkan kualitas infrastruktur kawasan pesisir, mendukung aktivitas perikanan tangkap, serta memperkuat perekonomian masyarakat nelayan melalui penyediaan sarana dan prasarana yang lebih memadai.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....