Pengelola SPPG Didorong Serap Pangan Lokal Petani Dompu
- 01 Apr 2026 09:25 WIB
- Mataram
RRI.CO.ID, Dompu – Pengelola Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kabupaten Dompu, Nusa Tenggara Barat, didorong untuk mengambil kebutuhan pangan langsung dari petani dan pelaku usaha lokal. Langkah ini dinilai strategis, tidak hanya untuk memenuhi kebutuhan gizi masyarakat, tetapi juga menggerakkan roda ekonomi daerah.
Kepala Dinas Ketahanan Pagan Kabupaten Dompu, Ilham menegaskan program Makan Bergizi Gratis (MBG) memiliki manfaat ganda. Selain meningkatkan asupan gizi bagi anak-anak, lansia, dan ibu hamil, program ini juga menjadi peluang besar bagi petani dan peternak lokal untuk meningkatkan pendapatan.
“MBG bukan hanya soal pemenuhan gizi, tetapi juga untuk menggairahkan ekonomi petani dan peternak lokal,” katanya, Rabu, 1 April 2026.
Ia menjelaskan, kebutuhan bahan pangan dalam program tersebut tidak hanya terbatas pada komoditas padi atau beras, tetapi juga melibatkan berbagai hasil pertanian lainnya seperti sayur-mayur.
Dengan demikian, lebih banyak petani dapat terlibat dalam rantai pasok program tersebut.
Untuk memaksimalkan peran ekonomi lokal, pengelola SPPG juga didorong menjalin kerja sama dengan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih maupun Badan Usaha Milik Desa (BUMDes).
Kedua lembaga ini dinilai memiliki peran penting sebagai pemasok bahan pangan yang terorganisir dan berkelanjutan.
“Kerja sama dengan koperasi desa maupun BUMDes akan memperkuat distribusi dan memastikan kebutuhan pangan terpenuhi dari sumber lokal,” tambahnya.
Melalui sinergi tersebut, diharapkan tidak hanya ekonomi petani, nelayan, dan peternak yang meningkat, tetapi juga kualitas gizi yang disalurkan kepada masyarakat tetap terjamin sehat dan layak konsumsi.
Program ini diyakini menjadi salah satu langkah konkret dalam membangun ketahanan pangan daerah sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara menyeluruh.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....