H-4 Lebaran, Pergerakan Penumpang di Bandara Lombok Tembus 9.000 orang

  • 16 Mar 2026 08:08 WIB
  •  Mataram

RRI.CO.ID, Lombok Tengah - Pergerakan penumpang di Bandara Internasional Zainuddin Abdul Madjid (BIZAM) menjelang Lebaran 1447 Hijriah melampaui perkiraan awal. Pada H-4 Idulfitri, jumlah penumpang tercatat menembus sekitar 9.000 orang, lebih tinggi dari prediksi semula yang dipatok sekitar 8.000 penumpang.

“Awalnya diperkirakan sekitar 8.000 penumpang pada H-4, namun ternyata sudah mencapai sekitar 9.000 penumpang,” kata Gubernur NTB, Lalu Muhamad Iqbal saat ia meninjau pergerakan arus mudik di BIZAM, Minggu, 15 Maret 2026.

Menurutnya, angka tersebut berpotensi direvisi karena tren pergerakan penumpang tahun ini lebih tinggi dibandingkan periode yang sama pada tahun lalu. Ia menilai peningkatan mobilitas masyarakat itu bisa menjadi salah satu indikator membaiknya kondisi ekonomi.

Gubernur NTB, Lalu Muhamad Iqbal saat memantau pergerakan penumpang di BIZAM dalam periode mudik Lebaran 2026. Foto: RRI/Muh. Halwi.

“Semoga ini juga menjadi tanda bahwa kondisi ekonomi kita semakin membaik, karena tahun lalu pergerakan penumpang memang terasa lebih rendah,” ujarnya.

Manajemen bandara memperkirakan puncak arus penumpang akan terjadi pada H-3 menjelang Idulfitri. Sejauh ini, rute penerbangan domestik tujuan Jakarta dan Surabaya menjadi yang paling banyak diminati pemudik.

Untuk mengantisipasi lonjakan penumpang, maskapai bersama pengelola bandara telah menyiapkan tujuh penerbangan tambahan atau extra flight.

Sementara itu, trafik penerbangan internasional masih relatif stabil. Kedatangan dan keberangkatan penumpang dari Malaysia dan Singapura belum menunjukkan lonjakan signifikan.

Biasanya, periode menjelang Lebaran juga diwarnai peningkatan arus kepulangan Pekerja Migran Indonesia ke daerah asal. Namun hingga saat ini jumlahnya masih berada dalam batas normal.

Dalam kunjungannya, Iqbal juga menyoroti aspek keselamatan penerbangan di tengah padatnya jadwal penerbangan menjelang Lebaran. Ia meminta agar pemeriksaan kesehatan terhadap kru pesawat diperhatikan secara serius.

Menurut dia, kondisi fisik awak pesawat harus dipastikan tetap prima agar operasional penerbangan selama masa mudik dapat berjalan aman.

“Dengan jadwal yang semakin padat, penting memastikan kru pesawat tetap dalam kondisi sehat agar pelayanan kepada masyarakat tetap optimal,” ujarnya.

Pemerintah Provinsi NTB, kata dia, terus berkoordinasi dengan pengelola bandara, maskapai, dan otoritas terkait untuk memastikan layanan transportasi udara selama musim mudik berjalan aman, lancar, dan nyaman bagi masyarakat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....