Pelepasan 250 Kilogram Kepiting Warnai Pelestarian Mangrove Wamesa

  • 29 Sep 2026 17:10 WIB
  •  Manokwari

RRI.CO.ID, Manokwari- Dua ratus lima puluh kilogram kepiting bakau dilepasliarkan di Kampung Wamesa Anday, Manokwari, Minggu, 27 September 2026, dalam rangka pelestarian ekosistem mangrove. Aksi tersebut menjadi bagian dari gerakan bersama untuk menjaga kawasan pesisir sebagai habitat berbagai biota.

Ketua Komunitas Pecinta Alam dan Kemanusiaan Papua Barat, Toto Rizqi Darwinto, mengatakan kegiatan itu terlaksana melalui semangat saling mendukung dan bekerja bersama. Konsep “sengkuyung” menjadi kekuatan dalam menghimpun dukungan hingga pelepasan kepiting bakau dapat diwujudkan.

Dukungan para dermawan turut berperan dalam menyediakan kepiting yang kemudian dilepaskan ke kawasan mangrove. Toto menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah memberikan donasi dan mendukung kegiatan pelestarian tersebut.

Pelepasan kepiting bakau juga menjadi bagian dari gerakan ecotheologi yang menghubungkan kepedulian terhadap lingkungan dengan penerapan nilai iman. Kegiatan tersebut diharapkan turut mendukung keberadaan biota dan menjaga keseimbangan ekosistem mangrove.

Toto mengatakan perbedaan keyakinan tidak menjadi penghalang untuk bersama-sama melakukan kebaikan dan menjaga alam. Kepedulian terhadap lingkungan menjadi ruang bersama untuk mempraktikkan nilai iman melalui tindakan nyata.

Ajakan mengikuti kegiatan biasanya disampaikan melalui media sosial sebagai bentuk keterbukaan bagi pihak yang ingin terlibat. Dukungan dapat diberikan melalui donasi maupun keterlibatan langsung dalam berbagai kegiatan pelestarian lingkungan.

Toto berharap semangat kebersamaan tersebut terus berlanjut dalam kegiatan pelestarian berikutnya di Papua Barat. “Kita kerjakan bersama-sama, kita sengkuyung bersama-sama agar semua menjadi mudah,” kata Toto

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....