Geliat Pariwisata Papua Barat Terlihat pada Paruh Awal 2026

  • 11 Agt 2026 17:40 WIB
  •  Manokwari

RRI.CO.ID, Manokwari: Perkembangan sektor pariwisata di Provinsi Papua Barat menunjukkan geliat positif pada paruh awal tahun 2026. Kondisi tersebut terlihat dari pergerakan kunjungan wisatawan serta aktivitas ekonomi yang ikut tumbuh seiring meningkatnya mobilitas masyarakat dan penyelenggaraan berbagai kegiatan di daerah.

Hal tersebut mengemuka dalam dialog kerja sama RRI Manokwari bersama Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Papua Barat dengan topik “Geliat Pariwisata Papua Barat: Membaca Tren di Paruh Awal 2026”, yang menghadirkan narasumber Destrianto Mursalin, SST., M.Si., M.AppEc., Statistisi Ahli BPS Provinsi Papua Barat dan Muhammad Zaki Ramadhani, S.Tr.Stat., Pranata Komputer Ahli Pertama BPS Papua Barat.

Dalam dialog tersebut dijelaskan bahwa perkembangan pariwisata tidak hanya dapat dilihat dari jumlah wisatawan yang datang, tetapi juga melalui berbagai indikator statistik yang menggambarkan aktivitas perjalanan, tingkat hunian akomodasi, serta mobilitas masyarakat selama periode tertentu.

Destrianto Mursalin mengatakan, data statistik pariwisata menjadi salah satu instrumen penting untuk melihat perkembangan sektor pariwisata secara lebih objektif. Data tersebut dapat digunakan pemerintah dan pemangku kepentingan untuk mengevaluasi kebijakan sekaligus menentukan strategi pengembangan destinasi wisata.

Menurutnya, Papua Barat memiliki potensi pariwisata yang sangat besar, baik wisata alam, budaya maupun bahari. Potensi tersebut perlu terus didukung dengan peningkatan kualitas pelayanan, aksesibilitas, promosi dan pengelolaan destinasi secara berkelanjutan.

Sementara itu, Muhammad Zaki Ramadhani menjelaskan bahwa pemanfaatan teknologi dan pengolahan data turut mendukung penyajian informasi statistik pariwisata. Data yang tersedia dapat menjadi bahan untuk membaca pola dan tren perjalanan wisatawan di Papua Barat.

Ia menambahkan, penyajian data secara lebih mudah dipahami masyarakat juga penting agar informasi statistik tidak hanya menjadi konsumsi pemerintah, tetapi dapat dimanfaatkan pelaku usaha pariwisata, masyarakat dan berbagai pihak yang berkepentingan.

Perkembangan pariwisata Papua Barat pada paruh awal 2026 diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat sektor pariwisata sebagai salah satu penggerak ekonomi daerah.

Kolaborasi antara pemerintah, pelaku usaha, masyarakat dan pemangku kepentingan lainnya dinilai penting untuk mengoptimalkan potensi destinasi wisata Papua Barat, sekaligus memastikan pertumbuhan pariwisata memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....