ITS Giuseppe Garibaldi Resmi Jadi KRI Sriwijaya 24 September 2026

  • 22 Sep 2026 11:36 WIB
  •  Manokwari
Poin Utama
  • 24 September 2026: ITS Giuseppe Garibaldi dijadwalkan resmi menjadi KRI Sriwijaya.
  • Pergantian nama dilakukan bersamaan dengan serah terima dan pergantian bendera Italia menjadi Merah Putih.
  • KRI Sriwijaya menjadi kapal induk pertama Indonesia.

RRI.CO.ID, Manokwari - Kapal induk ITS Giuseppe Garibaldi dari Italia dijadwalkan resmi berganti nama menjadi KRI Sriwijaya pada 24 September 2026. Prosesi tersebut akan berlangsung setelah proses serah terima kapal kepada pemerintah Indonesia. Pergantian nama juga akan ditandai dengan perubahan bendera Italia menjadi bendera Merah Putih.

Dilansir dari Reuters Connect, Kapal tersebut telah tiba di Dermaga 107 Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, pada Jumat, 18 September 2026. Giuseppe Garibaldi sebelumnya berlayar dari Italia sejak 24 Agustus 2026 dan memasuki wilayah Indonesia melalui jalur ALKI I. Kedatangannya kemudian mendapat pengawalan dari dua kapal perang TNI AL, yakni KRI Brawijaya-320 dan KRI Prabu Siliwangi-321.

Setelah resmi menjadi KRI Sriwijaya, kapal ini akan menjadi kapal induk pertama dalam sejarah TNI Angkatan Laut. TNI AL telah menyiapkan sekitar 400 personel untuk mengawaki kapal tersebut, termasuk 100 personel yang sudah berada di kapal dan 300 personel yang telah menjalani pelatihan khusus. Proses pelatihan mencakup pengoperasian kapal induk hingga berbagai prosedur tugas di dalam kapal.

Kapal yang memiliki kemampuan membawa helikopter tersebut nantinya tidak hanya diproyeksikan untuk kepentingan pertahanan. Kepala Staf TNI Angkatan Laut Laksamana TNI Muhammad Ali menyebut KRI Sriwijaya akan diprioritaskan untuk mendukung Operasi Militer Selain Perang, termasuk membantu penanganan bencana alam dan distribusi logistik ke wilayah yang sulit dijangkau. Kemampuan membawa banyak helikopter dinilai dapat menjadi salah satu keunggulan kapal dalam menjalankan misi kemanusiaan di Indonesia.

Meski begitu, KRI Sriwijaya masih akan menjalani sejumlah pembenahan setelah proses serah terima. TNI AL menyebut perbaikan fisik dan mesin diperlukan agar kapal dapat disesuaikan dengan kebutuhan operasi Indonesia. Kapal tersebut juga akan menjalani proses penyesuaian sebelum dapat digunakan secara optimal oleh TNI AL.

Dengan pergantian nama pada 24 September 2026, perjalanan Giuseppe Garibaldi memasuki babak baru sebagai bagian dari armada Indonesia. Kehadiran KRI Sriwijaya menjadi perkembangan baru bagi kemampuan TNI AL, sekaligus membuka peluang pemanfaatan kapal untuk misi pertahanan dan kemanusiaan. Publik kini menantikan prosesi resmi pengibaran Merah Putih dan penetapan nama KRI Sriwijaya sebagai kapal induk pertama Indonesia.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....