Argentina Memulai Era Baru tanpa Messi

  • 01 Okt 2026 20:08 WIB
  •  Manokwari

RRI.CO.ID, Manokwari – Tim nasional Argentina akan menghadapi Bolivia dalam laga uji coba internasional di Estadio Mario Alberto Kempes, Córdoba, Kamis, 01 Oktober 2026 pukul 07.00 WIB. Pertandingan ini menjadi sorotan karena menjadi laga pertama La Albiceleste setelah Piala Dunia 2026 sekaligus menandai dimulainya era baru tanpa Lionel Messi di lapangan.

Berdasarkan laporan resmi yang disampaikan Asosiasi Sepak Bola Argentina (AFA), Lionel Messi tidak masuk dalam rencana tim untuk menghadapi Bolivia. Kapten legendaris tersebut dijadwalkan tampil dalam laga perpisahan melawan Benín pada 6 Oktober mendatang setelah memutuskan mengakhiri karier internasionalnya.

Pelatih Argentina, Lionel Scaloni, menegaskan bahwa kepergian Messi tidak akan mengubah identitas permainan tim yang telah dibangun selama beberapa tahun terakhir. Dalam konferensi pers AFA pada 29 September 2026, Scaloni menyebut Argentina tetap akan mengandalkan penguasaan bola dan permainan kolektif, sembari memberikan kesempatan kepada generasi baru untuk berkembang.

"Messi adalah pemain yang sangat penting, tetapi ketika ia tidak bermain, tim juga mampu merespons dengan baik," ujar Scaloni seperti dikutip dari laman resmi AFA.

Selain mengawali fase baru tanpa Messi, pertandingan ini juga menjadi momen pergantian kepemimpinan di dalam skuad. Scaloni mengonfirmasi bahwa bek Cristian Romero akan menjadi kapten baru Argentina, sementara Emiliano Martínez dan Lautaro Martínez disiapkan sebagai pemimpin berikutnya di ruang ganti.

Perhatian publik diperkirakan akan tertuju kepada duet Lautaro Martínez dan Julián Álvarez di lini depan. Laporan TyC Sports menyebut Scaloni telah mencoba keduanya secara bersamaan dalam sesi latihan. Sementara itu, gelandang muda Nicolás Paz diprediksi mengisi peran kreatif bersama Alexis Mac Allister dan Exequiel Palacios.

Argentina memasuki laga ini dengan catatan impresif. Menurut data yang dirangkum Sports Mole, La Albiceleste sempat membukukan 14 kemenangan beruntun sebelum akhirnya kalah 0-1 dari Spanyol melalui perpanjangan waktu pada final Piala Dunia 2026. Karena itu, laga melawan Bolivia menjadi kesempatan bagi Scaloni untuk mengukur kemampuan tim tanpa ketergantungan terhadap Messi.

Di sisi lain, Bolivia datang dengan performa yang kurang meyakinkan. Kekalahan 0-2 dari Paraguay pada 27 September memperpanjang catatan buruk mereka menjadi tiga kekalahan beruntun. Sebelumnya, tim berjuluk La Verde juga takluk 0-4 dari Skotlandia dan 0-4 dari Aljazair tanpa mampu mencetak satu gol pun.

Rangkaian hasil tersebut membuat Bolivia menghadapi tantangan berat saat bertemu juara dunia. Meski berstatus laga persahabatan, pertandingan ini menjadi kesempatan bagi Bolivia untuk memperbaiki performa sekaligus menguji kekuatan mereka menghadapi salah satu tim terbaik dunia.

Dengan kualitas skuad yang lebih merata serta dukungan publik Córdoba, Argentina tetap difavoritkan meraih kemenangan. Namun, fokus utama pertandingan ini bukan hanya hasil akhir, melainkan bagaimana generasi baru La Albiceleste mampu melanjutkan warisan yang ditinggalkan Lionel Messi.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....