Tokoh Masyarakat Diharapkan Bantu Yakinkan Orang Tua Ikut ORI
- 07 Okt 2026 05:00 WIB
- Manokwari
RRI.CO.ID, Manokwari - Keberhasilan pengendalian KLB campak di Kabupaten Manokwari tidak hanya bergantung pada tenaga kesehatan. Dukungan keluarga, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh adat dan lintas sektor dibutuhkan untuk memastikan anak sasaran mendapatkan imunisasi.
Kepala Bidang P2P Dinas Kesehatan Provinsi Papua Barat Selatan, Frans Abidondifu, mengatakan pihaknya telah melakukan koordinasi dengan pemerintah Kabupaten Manokwari untuk mempersiapkan pelaksanaan ORI Campak Rubella. Dukungan juga diberikan dalam bentuk logistik, tenaga kesehatan dan pendampingan.
Menurut Frans, masyarakat perlu memperoleh informasi yang jelas mengenai lokasi serta jadwal imunisasi. Penyampaian informasi melalui tokoh yang dekat dengan masyarakat dinilai dapat membantu orang tua memahami pentingnya membawa anak mendapatkan vaksin.
“Kami berharap dukungan dari semua pihak, terutama lintas sektor tapi juga tokoh masyarakat, tokoh agama untuk menginformasikan hal ini kepada orang tua di wilayahnya masing-masing,” ujar Frans.
ORI Campak Rubella akan berlangsung pada 5 hingga 17 Oktober dengan sasaran anak usia 9 bulan hingga kurang dari 5 tahun. Orang tua yang belum mendapatkan informasi mengenai jadwal imunisasi dapat menghubungi kader, Posyandu dan Puskesmas terdekat.
Frans menegaskan imunisasi perlu dilakukan secara luas untuk mencapai cakupan minimal 95 persen. Cakupan tersebut diharapkan dapat membentuk kekebalan kelompok sehingga anak lebih terlindungi ketika terjadi paparan virus campak.
Selain membantu penyampaian informasi, masyarakat juga diharapkan tidak melewatkan jadwal imunisasi yang telah ditetapkan. Dukungan bersama diperlukan agar pelaksanaan imunisasi dapat menjangkau seluruh anak sasaran, termasuk mereka yang berada di luar lingkungan tempat tinggalnya.
Frans berharap kolaborasi antara pemerintah, tenaga kesehatan dan masyarakat dapat berjalan selama pelaksanaan ORI. Menurutnya, semakin kuat dukungan berbagai pihak, semakin besar peluang seluruh anak sasaran mendapatkan perlindungan dari campak.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....