Imunisasi Lengkap Jadi Perlindungan Penting bagi Anak
- 07 Okt 2026 05:01 WIB
- Manokwari
RRI.CO.ID, Manokwari - Masih adanya anak yang belum mendapatkan imunisasi menjadi salah satu tantangan dalam pengendalian KLB campak di Kabupaten Manokwari. Dinas Kesehatan mendorong orang tua memahami pentingnya imunisasi sebagai bagian dari perlindungan kesehatan anak.
Kepala Bidang P2P Dinas Kesehatan Provinsi Papua Barat Selatan, Frans Abidondifu, mengatakan imunisasi bukan sekadar program kesehatan pemerintah, tetapi merupakan bagian dari hak anak untuk mendapatkan perlindungan terhadap penyakit tertentu.
Ia menilai kesibukan orang tua maupun keraguan terhadap imunisasi tidak seharusnya membuat anak kehilangan kesempatan memperoleh perlindungan kesehatan. Orang tua memiliki tanggung jawab memastikan kebutuhan kesehatan anak tetap terpenuhi.
“Perlu orang tua ketahui bahwa imunisasi itu salah satu hak anak. Selain makan, minum dan lain sebagainya, kasih sayang, imunisasi bagian daripada hak anak untuk mendapatkan kepastian pelayanan kesehatan imunisasi untuk mendukung status kesehatannya ke depan,” kata Frans.
Frans menyebut imunisasi sebagai bentuk investasi kesehatan jangka panjang bagi anak. Vaksin yang diberikan sejak dini diharapkan membentuk sistem kekebalan terhadap penyakit seperti campak, difteri, polio dan penyakit lain yang dapat dicegah melalui imunisasi.
Menurutnya, pemahaman orang tua perlu terus diperkuat agar tidak muncul kekhawatiran yang membuat anak tidak mendapatkan imunisasi. Edukasi juga diperlukan untuk menjelaskan manfaat vaksin dan pentingnya melengkapi imunisasi sesuai kebutuhan.
Dalam kondisi KLB campak di Manokwari, peran orang tua menjadi semakin penting karena keberhasilan pengendalian penyakit sangat bergantung pada banyaknya anak yang mendapatkan vaksin. Dinas Kesehatan menargetkan cakupan imunisasi dapat mencapai sedikitnya 95 persen.
Frans mengajak keluarga bersama-sama mendukung pelaksanaan ORI Campak Rubella pada 5 hingga 17 Oktober. Ia juga meminta tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh adat dan lintas sektor membantu memberikan informasi agar tidak ada anak sasaran yang tertinggal.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....