Pemkab Manokwari Arahkan Anggaran untuk Kebutuhan Pembangunan

  • 29 Sep 2026 10:45 WIB
  •  Manokwari

RRI.CO.ID, Manokwari - Pemerintah Kabupaten Manokwari memproyeksikan peningkatan belanja modal dalam rancangan perubahan APBD tahun anggaran 2026. Belanja modal yang sebelumnya sekitar Rp142,323 miliar direncanakan meningkat menjadi sekitar Rp204,030 miliar.

Wakil Bupati Manokwari H. Mugiyono mengatakan, peningkatan belanja modal tersebut menjadi bagian dari penyesuaian kebijakan belanja daerah dalam menghadapi perkembangan pembangunan dan kebutuhan masyarakat.

Pernyataan itu disampaikan dalam Pembukaan Rapat Paripurna DPRK Manokwari Masa Sidang I Tahun Persidangan 2026/2027 tentang Rancangan KUPA dan PPAS Perubahan APBD Kabupaten Manokwari Tahun Anggaran 2026.

H. Mugiyono menjelaskan, total belanja daerah dalam APBD 2026 yang sebelumnya direncanakan sekitar Rp1,394 triliun meningkat menjadi sekitar Rp1,404 triliun atau bertambah sekitar Rp10,011 miliar.

Dari total perubahan tersebut, belanja modal mengalami kenaikan sekitar Rp61,707 miliar atau 43,36 persen. Sementara belanja operasi mengalami penurunan sekitar Rp895 juta, sedangkan belanja tidak terduga tetap sebesar Rp2,5 miliar.

Adapun belanja transfer mengalami penurunan dari sekitar Rp165,144 miliar menjadi Rp114,343 miliar atau berkurang sekitar Rp50,800 miliar.

H. Mugiyono menegaskan, peningkatan maupun penurunan pada sejumlah pos belanja harus dilihat berdasarkan kemampuan fiskal dan prioritas pembangunan daerah.

“Kami menyadari bahwa ruang fiskal daerah kita masih memiliki tantangan sehingga perlu pengalokasian anggaran yang dilakukan secara efektif, terukur dan bertanggung jawab,” katanya.

Ia meminta pemerintah daerah dan DPRK membangun komunikasi serta koordinasi yang konstruktif selama pembahasan perubahan APBD. Menurutnya, setiap alokasi anggaran harus memperhatikan efisiensi, efektivitas, transparansi dan akuntabilitas.

“Dengan mengutamakan belanja yang memberi manfaat nyata untuk masyarakat,” ujar H. Mugiyono.

Pembahasan perubahan APBD tersebut diharapkan menghasilkan kebijakan anggaran yang tepat guna dan tepat sasaran untuk mendukung pelayanan publik serta pencapaian target pembangunan Kabupaten Manokwari.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....