Sampah Daratan Berujung ke Laut, ASN Papua Barat Diminta Jadi Teladan

  • 22 Sep 2026 07:39 WIB
  •  Manokwari

RRI.CO.ID, Manokwari - Sampah yang dibuang sembarangan di daratan tidak berhenti di jalan maupun selokan. Saat hujan deras, sampah terbawa aliran air hingga mencemari pesisir dan laut. Kondisi ini menjadi perhatian Wakil Gubernur Papua Barat Mohamad Lakotani yang meminta ASN ikut mengubah kebiasaan masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan.

Lakotani menyampaikan hal tersebut saat memimpin apel gabungan di Kantor Gubernur Papua Barat, Senin 21 September 2026.

Ia menilai ASN memiliki tanggung jawab moral untuk menjadi contoh di tengah masyarakat, termasuk dalam kepedulian terhadap kebersihan lingkungan.

“ASN ini harus menjadi teladan atau contoh di tengah-tengah masyarakat. Kita ini dipilih dan memiliki kualifikasi tertentu untuk menduduki posisi sebagai ASN,” ujar Lakotani.

Menurutnya, persoalan sampah semakin terlihat ketika hujan deras mengguyur wilayah perkotaan. Sampah yang dibuang sembarangan dapat menyumbat aliran air, memicu genangan, kemudian terbawa hingga ke laut.

“Kalau hujan deras, sampah yang dibuang sembarangan itu menjadi persoalan baru di kota dan akhirnya mencemari laut,” katanya.

Lakotani mencontohkan kawasan laut di Majinam yang memiliki panorama indah, namun masih ditemukan tumpukan sampah yang terbawa dari daratan menuju pesisir.

Ia mengingatkan, persoalan sampah bukan sekadar mengganggu keindahan lingkungan. Sampah yang masuk ke laut juga berpotensi mengganggu ekosistem dan biota laut yang pada akhirnya menjadi bagian dari sumber pangan masyarakat.

Karena itu, Lakotani meminta ASN tidak hanya menjalankan fungsi pemerintahan, tetapi juga aktif mengedukasi masyarakat untuk menjaga kebersihan mulai dari lingkungan masing-masing.

Ia menegaskan, persoalan sampah merupakan tanggung jawab bersama dan tidak dapat hanya dibebankan kepada pemerintah maupun petugas kebersihan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....