Dishub Teluk Bintuni Peringati Harhubnas 2026, Tekankan Keselamatan
- 17 Sep 2026 10:52 WIB
- Manokwari
RRI.CO.ID, Bintuni – Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Teluk Bintuni menggelar upacara peringatan Hari Perhubungan Nasional (Harhubnas) 2026 ke-55 di halaman Kantor Dishub Teluk Bintuni, Distrik Bintuni, Kamis 17 September 2026.
Upacara berlangsung sederhana namun penuh hhidmat dengan dihadiri Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Daerah Teluk Bintuni I.B. Putu Suratna Kepala Unit Penyelenggara Pelabuhan (KUPP) Kelas II Bintuni, Kepala Bandar Udara Bintuni, serta sejumlah tamu undangan lainnya.
Dalam kegiatan tersebut, I.B. Putu Suratna bertindak sebagai inspektur upacara sekaligus membacakan sambutan Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi. Usai pelaksanaan upacara, kegiatan dilanjutkan dengan pemotongan tumpeng dan makan bersama sebagai bentuk rasa syukur atas peringatan Harhubnas tahun ini.
Dalam sambutan Menteri Perhubungan yang dibacakan Plt Sekda, menegaskan bahwa Hari Perhubungan Nasional 2026 diperingati dalam suasana penuh makna. Selain menjadi momentum untuk mensyukuri berbagai capaian pembangunan sektor transportasi, peringatan tahun ini juga diwarnai keprihatinan atas sejumlah musibah transportasi yang terjadi dalam beberapa waktu terakhir.
Menteri Perhubungan menyampaikan belasungkawa kepada para korban dan keluarga yang terdampak berbagai peristiwa tersebut. Menurutnya, kejadian-kejadian itu menjadi pengingat bahwa keselamatan transportasi bukan sekadar rutinitas administratif, melainkan tanggung jawab moral yang harus diwujudkan dalam setiap aspek pelayanan.
Ia juga menyoroti berbagai tantangan yang dihadapi sektor transportasi, mulai dari kebakaran hutan dan lahan, gempa bumi, erupsi Gunung Anak Krakatau, gangguan penerbangan hingga kecelakaan pelayaran. Dalam kondisi seperti itu, keselamatan dan konektivitas harus tetap dijaga secara seimbang agar mobilitas masyarakat serta distribusi bantuan tidak terputus.
Harhubnas 2026 mengusung tema “Menghubungkan Indonesia untuk Masa Depan Lebih Maju”. Tema tersebut menegaskan pentingnya peran transportasi dalam menghubungkan wilayah, membuka akses ekonomi, memperlancar distribusi barang dan jasa, serta menghadirkan pelayanan negara hingga ke daerah terdepan, terluar, dan terpencil (3T).
Menurut Menteri Perhubungan, transportasi tidak hanya berkaitan dengan kendaraan dan infrastruktur, tetapi juga menjadi instrumen penting dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Pelabuhan, penerbangan perintis, angkutan massal, hingga sistem logistik yang efisien dinilai mampu mendorong pertumbuhan ekonomi dan pemerataan pembangunan.
Dalam sambutannya juga disampaikan arahan Presiden Prabowo Subianto mengenai pentingnya memperkuat konektivitas antara pusat produksi dan kawasan permukiman guna menekan biaya logistik serta memperluas pemerataan pembangunan nasional.
Untuk itu, insan perhubungan diminta terus meningkatkan layanan transportasi, memperkuat integrasi antarmoda, menjaga layanan keperintisan di wilayah terpencil, serta memanfaatkan teknologi untuk menciptakan sistem transportasi yang lebih aman, transparan, dan efektif.
Menutup sambutannya, Menteri Perhubungan mengajak seluruh insan transportasi menjadikan September sebagai Bulan Keselamatan Transportasi. Langkah tersebut diharapkan menjadi awal dalam membangun budaya keselamatan yang berkelanjutan sepanjang tahun demi mewujudkan layanan transportasi yang semakin andal dan bermanfaat bagi masyarakat.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....