Pemprov Papua Barat Siapkan Skema Baru Penyaluran Beasiswa Papua Cerdas
- 16 Sep 2026 17:40 WIB
- Manokwari
RRI.CO.ID, Manokwari - Pemerintah Provinsi Papua Barat menyiapkan perubahan mekanisme penyaluran beasiswa Papua Cerdas mulai tahun depan. Bantuan pendidikan tersebut nantinya direncanakan disalurkan melalui kerja sama langsung dengan perguruan tinggi.
Kepala Dinas Pendidikan Papua Barat, Barnabas Dowansiba, mengatakan pola tersebut disiapkan untuk meningkatkan ketepatan sasaran sekaligus memastikan mahasiswa penerima memenuhi persyaratan akademik yang telah ditetapkan.
Menurutnya, pemerintah daerah tidak lagi hanya berkomunikasi dengan mahasiswa penerima, tetapi akan membangun kerja sama secara langsung dengan perguruan tinggi melalui nota kesepahaman atau MoU dan perjanjian kerja sama atau PKS.
“Kita tidak kerja dengan mahasiswa, tetapi langsung dengan perguruan tinggi. Jadi, perguruan tinggi melihat mahasiswa yang IPK-nya memenuhi, tetapi belum mendapatkan KIP, kemudian diajukan kepada kita,” ujarmya.
Barnabas menjelaskan, melalui skema tersebut, perguruan tinggi dapat membantu pemerintah melakukan identifikasi awal terhadap mahasiswa yang memenuhi kriteria penerima bantuan.
Pemerintah provinsi selanjutnya dapat menyalurkan biaya pendidikan secara langsung kepada perguruan tinggi sesuai dengan data mahasiswa yang telah diverifikasi.
“Sehingga kita langsung komunikasinya dengan kampus. Ini lebih efektif karena biaya pendidikan dapat langsung disalurkan kepada perguruan tinggi,” tambahnya.
Ia mengatakan, rencana perubahan mekanisme tersebut juga merupakan bagian dari upaya memperbaiki proses verifikasi data penerima beasiswa.
Dinas Pendidikan Papua Barat sebelumnya melakukan verifikasi bersama sejumlah perguruan tinggi dan menemukan adanya ketidaksesuaian pada sebagian dokumen akademik mahasiswa.
Barnabas menyebut, terdapat sejumlah Kartu Hasil Studi atau KHS yang tidak sesuai dengan data yang tercatat di perguruan tinggi.
“Ada beberapa yang tidak benar. Ada KHS yang mereka ganti sendiri. Tidak banyak, tetapi ada,” ungkapnya.
Untuk mencegah persoalan serupa kembali terjadi, data akademik mahasiswa ke depan akan dicocokkan dengan pangkalan data pendidikan tinggi atau PDDikti.
Langkah tersebut diharapkan dapat memperkuat proses verifikasi dan memastikan bantuan Papua Cerdas diberikan kepada mahasiswa yang benar-benar memenuhi persyaratan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....