Didukung 24 Cabor Yosias Saroy Maju sebagai Calon Ketum KONI

  • 16 Sep 2026 17:45 WIB
  •  Manokwari

RRI.CO.ID, Manokwari - Yosias Saroy resmi menyerahkan dokumen pendaftaran sebagai bakal calon Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Papua Barat. Dalam proses tersebut, Yosias membawa dukungan dari 24 cabang olahraga serta dua KONI kabupaten.

Pendaftaran itu menjadi langkah awal Yosias untuk mengikuti tahapan pemilihan Ketua Umum KONI Papua Barat melalui Musyawarah Olahraga Provinsi Luar Biasa (Musprovlub). Ia menyebut proses pencalonannya dibangun dengan semangat kebersamaan dari berbagai pihak yang memberikan dukungan.

“Kami datang untuk memperkenalkan diri sekaligus menyerahkan berkas pendaftaran. Terima kasih kepada seluruh bapak, ibu, saudara-saudara dan teman-teman pimpinan cabang olahraga yang telah memberikan dukungan,” ujar Yosias.

Ketua Tim Pemenangan Yosias Saroy, Yohanis Momot, memastikan seluruh dokumen persyaratan telah disiapkan dan diserahkan kepada Tim Penjaringan dan Penyaringan atau TPP. Dukungan yang diberikan dalam pencalonan tersebut berasal dari 24 cabang olahraga yang aktif serta KONI Kabupaten Pegunungan Arfak dan KONI Kabupaten Manokwari Selatan.

“Kami bersyukur hari ini telah menyelesaikan pendaftaran bakal calon Ketua Umum atas nama Bapak Yosias Saroy dengan baik. Seluruh berkas persyaratan juga sudah kami lengkapi dan diterima oleh tim penjaringan,” kata Yohanis.

Setelah seluruh berkas diterima, tahapan selanjutnya adalah pemeriksaan dan verifikasi oleh TPP. Proses tersebut akan menentukan bakal calon yang dinyatakan memenuhi ketentuan untuk melanjutkan ke Musprovlub KONI Papua Barat.

“Kami tinggal menunggu hasil verifikasi dari TPP. Sesuai tahapan, hasilnya akan diumumkan pada Rabu, kemudian bakal calon yang lolos akan mengikuti Musprovlub pada Kamis,” ujarnya.

Di sisi lain, Yosias meminta para pendukungnya tetap menjaga suasana kondusif setelah pendaftaran. Ia mengingatkan agar seluruh pihak menghormati setiap tahapan yang telah ditetapkan dan tidak melakukan langkah-langkah yang dapat mengganggu proses pemilihan.

“Tidak ada lagi gerakan tambahan. Kita menjaga ketertiban sampai kembali ke tempat masing-masing. Tugas kita sudah selesai, selanjutnya kita tunggu hasilnya,” kata Yosias.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....