Wisatawan Kapal Pesiar Silver Cloud Kunjungi Aisandami Wondama
- 16 Sep 2026 04:35 WIB
- Manokwari
RRI.CO.ID, Teluk Wondama - Ratusan wisatawan mancanegara dari kapal pesiar Silver Cloud mengunjungi Kampung Aisandami, Distrik Teluk Duairi, Kabupaten Teluk Wondama, Papua Barat, Senin, 14 September 2026. Kunjungan tersebut disambut masyarakat bersama pemerintah daerah melalui atraksi budaya dan aktivitas wisata yang memperkenalkan kekayaan alam serta budaya lokal.
Ketua DPD Himpunan Pramuwisata Indonesia (HPI) Papua Barat, Matias Rumbruren, mengatakan masyarakat Kampung Aisandami bersama pemerintah daerah memberikan sambutan baik kepada wisatawan. Menurutnya, kunjungan kapal pesiar menjadi peluang untuk memperkenalkan potensi pariwisata dan budaya Teluk Wondama kepada wisatawan internasional.
Aisandami merupakan salah satu desa wisata di Kabupaten Teluk Wondama yang menjadi tujuan kunjungan wisatawan mancanegara. Karena itu, pemerintah diharapkan memperkuat infrastruktur dasar dan fasilitas pariwisata untuk meningkatkan kenyamanan wisatawan sekaligus mendukung aktivitas ekonomi masyarakat.
“Kami tetap mempromosikan Wondama ke dunia internasional karena memiliki potensi wisata yang luar biasa, begitu juga budaya sebagai cultural heritage di Tanah Papua,” kata Matias.

Dalam kunjungan tersebut, wisatawan disuguhi sejumlah pertunjukan budaya, antara lain Tari Suanggini, Tari Subermar, Tari Pangkur Sagu, serta dansa adat Ifyer. Wisatawan juga melihat pembuatan noken, busana adat, batik eco print, serta berbagai atraksi dan permainan tradisional masyarakat.

Aktivitas wisata lainnya meliputi permainan Aikekis atau lempar tombak, permainan perisai, atraksi tokok sagu, panjat kelapa, hingga permainan sepak bola. Para wisatawan menunjukkan antusiasme dan mengaku terpesona dengan keindahan alam, budaya, serta keramahan masyarakat lokal.
Matias mengatakan kunjungan wisatawan mancanegara diharapkan memberikan dampak ekonomi secara langsung kepada masyarakat Aisandami. Ia berharap aktivitas pariwisata dapat menciptakan efek ganda atau multiple effect bagi pertumbuhan ekonomi dan kemajuan sektor pariwisata Teluk Wondama.
“Kami berharap pariwisata bisa memberikan efek ganda bagi kemajuan pariwisata Teluk Wondama dan manfaat ekonomi dapat dirasakan langsung oleh masyarakat,” ujar Matias.
Namun, pengembangan Aisandami sebagai destinasi wisata masih menghadapi sejumlah kendala, seperti kondisi jalan dan jembatan, jaringan telekomunikasi, fasilitas wisata, homestay, pusat informasi wisata atau TIC, serta toilet dan fasilitas MCK. Pembenahan infrastruktur dan peningkatan kapasitas sumber daya manusia dinilai penting agar Aisandami semakin siap menerima kunjungan wisatawan mancanegara.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....