Harga Cabai di Pasar Manokwari Tembus Rp100 Ribu per Kilogram

  • 15 Sep 2026 09:17 WIB
  •  Manokwari

RRI.CO.ID, Manokwari: Sejumlah harga bahan kebutuhan pokok mulai mengalami kenaikan di pasar tradisional Manokwari, Papua Barat. Kondisi tersebut terlihat di Pasar Sanggeng dan Pasar Wosi, dengan komoditas cabai menjadi salah satu bahan pangan yang mengalami kenaikan cukup signifikan.

Harga cabai rawit saat ini berkisar antara Rp80 ribu hingga Rp100 ribu per kilogram. Sementara harga cabai keriting mencapai sekitar Rp80 ribu per kilogram.

Salah seorang pedagang cabai di Pasar Sanggeng, Lulu, mengatakan kenaikan harga terjadi karena pedagang harus membeli cabai dari tengkulak dengan harga yang cukup tinggi.

Menurutnya, kondisi tersebut membuat pedagang terpaksa menyesuaikan harga jual kepada konsumen.

“Pedagang kecil hanya bisa membeli dalam jumlah terbatas untuk kemudian dijual kembali. Sementara sebagian cabai lokal dikirim keluar daerah oleh tengkulak,” ujar Lulu.

Kenaikan harga juga dirasakan pelaku usaha makanan. Pemilik warung makan Mama Oi, Adearty Umar, mengatakan harga sejumlah bahan pangan, khususnya cabai dan tomat, saat ini cukup mahal. Meski demikian, ia tetap membeli bahan pangan berkualitas untuk mempertahankan cita rasa makanan yang menjadi ciri khas warungnya.

“Bahan-bahan sekarang mahal, tetapi harga makanan tetap kami pertahankan. Satu porsi nasi, sayur dan ikan masih Rp20 ribu,” kata Adearty.

Ia berharap pemerintah dan pihak terkait meningkatkan pemantauan terhadap distribusi dan harga bahan pangan di pasar. Pengawasan dinilai penting untuk mencegah penimbunan maupun praktik perdagangan yang dapat memicu kenaikan harga.

Kondisi kenaikan harga bahan pokok ini menjadi perhatian karena dapat berdampak langsung terhadap daya beli masyarakat serta biaya operasional pelaku usaha makanan di Manokwari.

(Lan Litimi)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....