Hutan Terjaga Bantu Hadapi Kemarau dan Bencana

  • 14 Sep 2026 12:50 WIB
  •  Manokwari

RRI.CO.ID, Manokwari - Keberadaan hutan memiliki peran penting dalam menjaga keseimbangan lingkungan, terutama ketika masyarakat menghadapi musim kemarau maupun curah hujan tinggi. Kondisi tersebut menjadi alasan perlindungan hutan perlu mendapat perhatian bersama. Haln ini disampaikan oleh Kepala Balai Pembenihan dan Pengembangan Tanaman Hutan (BP2TH) Papua Barat, Jeffry C. Angkotta saat diwawancarai RRI Manokwari pada Senin, 14 September 2026.

Ia mengatakan hutan yang terawat dapat memberikan manfaat ekologis yang dirasakan masyarakat dalam berbagai kondisi.

Menurutnya, keberadaan tutupan hutan berkaitan dengan ketersediaan sumber air. Ketika musim kemarau berlangsung panjang, kawasan hutan yang terjaga diharapkan tetap mampu membantu mempertahankan sumber-sumber air.

“Kalau hutan itu bisa terjaga, terawat, hutan itu akan memberikan dampak yang cukup baik,” ujarnya.

Ia menjelaskan fungsi hutan juga penting ketika musim penghujan. Vegetasi yang terjaga dapat membantu mengurangi risiko terjadinya bencana seperti banjir dan tanah longsor.

Jeffry mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan pembakaran lahan secara sembarangan. Kebakaran hutan dan lahan dapat menimbulkan dampak yang luas serta mengganggu kualitas lingkungan dan kehidupan masyarakat.

Menurutnya, kondisi kemarau berkepanjangan juga perlu diikuti dengan peningkatan kewaspadaan masyarakat terhadap potensi kebakaran. Pencegahan dinilai lebih penting daripada harus menangani dampak setelah kebakaran terjadi.

Jeffry berharap masyarakat semakin memahami bahwa menjaga hutan bukan hanya untuk kepentingan lingkungan, tetapi juga sebagai upaya melindungi kehidupan manusia. Ia mengajak seluruh pihak menjadikan pelestarian hutan sebagai tanggung jawab bersama.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....