SPGJ Lahai Roi Siapkan Tenaga Pelayan untuk Jemaat Kampung
- 10 Sep 2026 08:13 WIB
- Manokwari
RRI.CO.ID, Manokwari – Sekolah Pendidikan Guru Jemaat (SPGJ) Lahai Roi Manokwari tidak hanya memberikan pendidikan formal, tetapi juga mempersiapkan generasi muda untuk menjadi tenaga pelayanan di jemaat-jemaat, khususnya di wilayah kampung. Para siswa yang menempuh pendidikan di sekolah tersebut berasal dari berbagai daerah di Tanah Papua dan dipersiapkan sesuai dengan pilihan jenjang pendidikan mereka.
Wakasek Humas SPGJ Lahai Roi, Pdt. Wendi Tambunan, mengatakan sebagian besar siswa berasal dari kampung-kampung dan tidak hanya dari Manokwari, tetapi juga dari berbagai wilayah di Tanah Papua.
“Anak-anak kami kebanyakan dari kampung-kampung yang sekolah ke sini. Ini bukan hanya di Manokwari, tetapi dari Jayapura dan seluruh Tanah Papua, mereka ada di sini,” ujar Wendi.
Ia menjelaskan, SPGJ Lahai Roi merupakan sekolah milik Gereja Kristen Injili (GKI) di Tanah Papua yang dalam penyelenggaraannya terintegrasi dengan SMPK dan Sekolah Menengah Teologi Kristen (SMTK).
Menurutnya, siswa yang menyelesaikan pendidikan selama tiga tahun akan memperoleh ijazah SMPK yang dapat menjadi dasar untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi maupun memasuki berbagai profesi.
“Kalau mereka tamat tiga tahun, mereka akan keluar dengan ijazah SMPK. Mereka bisa pergi kuliah, bisa menjadi polisi, tentara dan banyak anak-anak kami yang sudah mengambil profesi itu,” ujarnya.
Sementara bagi siswa yang memilih menempuh pendidikan selama empat tahun, akan memperoleh ijazah SPGJ dan dipersiapkan untuk melayani jemaat, terutama di kampung-kampung.
“Ketika mereka memutuskan untuk empat tahun, berarti mereka akan keluar dengan ijazah SPGJ dan pergi melayani di jemaat-jemaat di kampung-kampung. Mereka juga bisa melanjutkan ke STT untuk menjadi seorang pendeta,” katanya.
Saat ini, SPGJ Lahai Roi memiliki sekitar 120 siswa dan didukung 18 tenaga guru. Para guru yang mengajar merupakan tenaga pendidik dari gereja, sedangkan Kementerian Agama turut melakukan pemantauan dan memberikan dukungan dalam pelaksanaan sistem pendidikan.
Wendi berharap keberadaan SPGJ Lahai Roi dapat terus menjadi wadah pendidikan bagi anak-anak dari berbagai daerah di Tanah Papua sekaligus menjawab kebutuhan tenaga pelayanan gereja di wilayah-wilayah kampung.
“Sekolah ini mempersiapkan anak-anak kami untuk bisa kembali dan melayani di jemaat-jemaat, khususnya di kampung-kampung,” ucapnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....