Perhutanan Sosial Buka Akses Masyarakat Kelola Potensi Hutan Papua Barat

  • 07 Sep 2026 19:32 WIB
  •  Manokwari

RRI.CO.ID, Manokwari - Masyarakat di Papua Barat mulai mendapatkan ruang lebih besar untuk memanfaatkan potensi hutan melalui program perhutanan sosial. Program tersebut memberikan akses pengelolaan kepada kelompok masyarakat dengan tetap memperhatikan aturan dan kelestarian kawasan hutan.

Kepala Bidang Pembinaan Hutan dan Perhutanan Sosial Dinas Kehutanan Provinsi Papua Barat, Yunus W. Krey, mengatakan perhutanan sosial merupakan program nasional yang turut didukung pemerintah daerah melalui kebijakan di tingkat provinsi.

Saat ini, terdapat sekitar 169 izin perhutanan sosial di Papua Barat. Dari jumlah tersebut, sekitar 40 kelompok telah memiliki akses untuk melakukan pengelolaan sesuai rencana yang telah disusun.

Yunus menjelaskan, kelompok masyarakat yang telah memperoleh izin akan mendapatkan pendampingan untuk menyusun rencana kerja, termasuk Rencana Kerja Tahunan atau RKT. Rencana tersebut menjadi dasar bagi masyarakat dalam menentukan jenis kegiatan yang dapat dilakukan di kawasan kelola.

Pemanfaatan hutan dalam skema tersebut tidak semata-mata berorientasi pada hasil kayu. Masyarakat dapat mengembangkan berbagai hasil hutan bukan kayu seperti rotan, gaharu, bambu, perikanan serta potensi jasa lingkungan.

“Pemanfaatannya itu tidak hanya tebang kayu tapi dia hanya memanfaatkan hasil hutan bukan kayu. Ada rotan, kemudian ada gaharu, ada bambu juga yang bisa dimanfaatkan, kemudian jasa lingkungan,” jelas Yunus, Senin, 7 September 2026.

Meski demikian, pengembangan usaha setelah hasil hutan diperoleh masih menjadi salah satu pekerjaan yang perlu diperkuat. Pendampingan terkait tata kelola, pelatihan serta dukungan peralatan masih terus dibahas bersama pihak terkait.

Yunus menilai perhutanan sosial sejalan dengan upaya membangun Papua Barat yang produktif karena manfaatnya langsung dirasakan masyarakat. Ia berharap akses tersebut dapat dimanfaatkan secara bijak sehingga peningkatan ekonomi berjalan bersamaan dengan terjaganya kelestarian hutan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....