ASN Kristen dan Katolik Instansi Vertikal Papua Barat Ikuti Ibadah Oikumene

  • 28 Agt 2026 12:00 WIB
  •  Manokwari

RRI.CO.ID, Manokwari – Sejumlah Aparatur Sipil Negara (ASN) Kristen dan Katolik dari instansi vertikal di Provinsi Papua Barat mengikuti ibadah Oikumene yang berlangsung di Kantor LPP Stasiun TVRI Papua Barat, Kamis 27 Agustus 2026.

Ibadah tersebut diikuti ASN Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Papua Barat bersama ASN dari sejumlah instansi vertikal lainnya. Kegiatan menjadi momentum mempererat persekutuan sekaligus memperkuat iman dan semangat pelayanan sebagai abdi negara.

Ibadah dipimpin Pendeta Sherly Bastian dengan mengangkat perikop Injil Matius 5:13-16 tentang “Garam dan Terang Dunia.”

Dalam khotbahnya, Pendeta Sherly mengajak seluruh peserta untuk menjadikan iman kepada Kristus sebagai dasar dalam menjalankan tugas dan kehidupan sehari-hari. Menurutnya, orang percaya harus mampu memberikan dampak positif di lingkungan kerja maupun di tengah masyarakat.

“Jadi, yang Yesus mau katakan adalah hendaknya terang kita jangan disembunyikan. Garam harus tetap menjadi garam sehingga dapat mengawetkan dan memberi rasa,” ujar Sherly.

Ia menegaskan, setiap orang percaya dipanggil untuk menjadi pribadi yang berdampak, termasuk dalam menjalankan tugas sebagai ASN.

“Maka pelajaran bagi kita semua adalah saya dan saudara harus berdampak, karena untuk itulah kita dipanggil. Saudara harus berdampak di tempat saudara bekerja, berdampak bagi kota ini, dan berdampak bagi provinsi ini,” tegasnya.

Pendeta Sherly juga mengingatkan agar iman tidak berhenti di tempat ibadah, tetapi diwujudkan melalui sikap, integritas, kepedulian, dan pelayanan dalam kehidupan sehari-hari.

“Bagaimana mungkin kita percaya kepada Yesus, tetapi Yesus hanya kita tinggalkan di gereja atau di tempat ibadah? Iman itu harus kita bawa dan wujudkan juga ketika kita berada di kantor,” lanjutnya.

Selain ibadah dan persekutuan, para peserta juga mendoakan situasi dan kondisi Kota Manokwari serta Provinsi Papua Barat. Doa secara khusus dipanjatkan bagi masyarakat yang terdampak bencana alam gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT).

Melalui ibadah Oikumene tersebut, para ASN diharapkan semakin menyadari panggilannya untuk menjadi garam dan terang, baik di lingkungan kerja maupun di tengah masyarakat, dengan menghadirkan pelayanan yang tulus, berintegritas, dan memberi manfaat bagi sesama.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....