Harton: FORKI Belum Nyatakan Dukungan untuk Calon Ketua KONI
- 23 Agt 2026 11:56 WIB
- Manokwari
RRI. CO. ID, Manokwari - Pengurus Federasi Olahraga Karate-Do Indonesia (FORKI) Papua Barat belum menentukan arah dukungan dalam Musyawarah Olahraga Provinsi (Musprov) KONI Papua Barat. Organisasi cabang olahraga karate itu masih mempertimbangkan visi dan misi para kandidat yang akan bersaing memperebutkan kursi Ketua KONI Papua Barat.
Ketua FORKI Papua Barat, Harton Tapilatu, mengatakan untuk dua kandidat, Yosias Saroy dan Muhammad Lakotani, memiliki pengalaman masing-masing di bidang pemerintahan maupun olahraga.
Menurut Harton, Saroy memiliki pengalaman sebagai mantan pengurus Perseman Manokwari, mantan pengurus Persip Pegunungan Arfak, mantan Bupati Pegunungan Arfak dua periode, serta pernah memimpin KONI Pegunungan Arfak. Sementara Muhammad Lakotani saat ini menjabat sebagai Ketua Umum FASI Papua Barat.
Harton menegaskan, FORKI tidak ingin terburu-buru menentukan pilihan karena setiap cabang olahraga memiliki mekanisme dan pertimbangan masing-masing.
“Setiap cabor punya penilaian sendiri-sendiri. Tidak bisa disamakan antara PSSI, biliar, karate dan cabang olahraga lainnya,” ujarnya.
Ia menyebut, pertimbangan utama FORKI adalah bagaimana kepemimpinan KONI Papua Barat ke depan dapat memberikan perhatian lebih besar kepada cabang olahraga dan atlet.
Menurutnya, KONI tidak boleh hanya berfokus pada kelembagaan, tetapi harus memastikan program pembinaan benar-benar memberikan dampak terhadap peningkatan prestasi atlet.
“Yang paling penting adalah ketika mereka terpilih, olahraga ini harus lebih baik dan cabor tidak dikorbankan. Pengurus KONI harus lebih memperhatikan cabor,” katanya.
Harton juga memastikan keputusan FORKI tidak akan ditentukan secara sepihak oleh ketua. Pihaknya akan melibatkan para wakil ketua dan jajaran pengurus untuk bersama-sama menentukan arah dukungan.
“Kami ingin mengambil keputusan bersama. Untuk apa saya jadi ketua kalau wakil-wakil ketua tidak dilibatkan?” tegasnya.
Ia menjelaskan, FORKI sebelumnya telah bertemu dengan kedua kandidat untuk mendengarkan visi dan misi mereka. Sebagai cabang olahraga yang memiliki hak suara, FORKI berkepentingan mengetahui program setiap kandidat sebelum menentukan pilihan.
Harton menilai, keberhasilan KONI tidak hanya diukur dari besarnya anggaran, tetapi juga dari hasil yang dicapai atlet.
“Jangan hanya uangnya banyak, tetapi kalau habis dan tidak ada hasil, itu juga tidak cukup. Kami ingin cabor dan atlet benar-benar diperhatikan,” ujarnya.
Harton memastikan hingga saat ini belum ada keputusan resmi mengenai dukungan FORKI kepada salah satu kandidat. Setelah melakukan pembahasan internal, FORKI menargetkan menentukan sikap pada Senin atau paling lambat Selasa.
“Kalau ada yang menyebarkan bahwa FORKI sudah berada di salah satu calon, itu tidak benar. Sampai hari ini kami belum menyatakan sikap,” ucapnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....