Musda V Golkar Teluk Bintuni Jadi Ajang Regenerasi dan Konsolidasi
- 22 Agt 2026 12:34 WIB
- Manokwari
RRI.CO.ID, Bintuni – Musyawarah Daerah (Musda) V DPD Partai Golkar Kabupaten Teluk Bintuni Tahun 2026 menjadi titik penting bagi proses regenerasi kepemimpinan sekaligus penguatan konsolidasi internal partai. Dalam forum tersebut, Ketua DPD Golkar Teluk Bintuni periode 2020–2025, Yohanis Manibuy, menegaskan pentingnya menghadirkan pemimpin baru yang mampu melanjutkan pengabdian dan menjaga kedekatan partai dengan masyarakat.
Musda V Golkar Teluk Bintuni berlangsung di Gedung Sayar Sisar Matiti, Kampung Argosigemerai, Distrik Bintuni, Jumat 21 Agustus 2026, mengusung tema “Regenerasi untuk Melanjutkan Pengabdian, Golkar Bekerja Nyata, Merebut Hati Rakyat, Bersama Kader Mewujudkan Teluk Bintuni Serasi".
Dalam sambutannya, Yohanis Manibuy menekankan bahwa Musda bukan hanya agenda pergantian kepengurusan, melainkan momentum untuk mengevaluasi perjalanan organisasi dan merumuskan arah perjuangan partai ke depan.
“Ini momentum melihat kembali perjalanan, mengevaluasi apa yang sudah dikerjakan, dan menentukan ke mana Golkar Teluk Bintuni akan berjalan,” ujar Yohanis.
Ia mengenang perjalanan politiknya sejak memimpin Golkar Teluk Bintuni pada 2017. Menurutnya, pengalaman menghadapi dua kali kekalahan dalam Pilkada menjadi pelajaran berharga tentang pentingnya menjaga soliditas organisasi dan membangun kerja politik yang berpihak kepada masyarakat.
“Pengalaman itu mengajarkan pentingnya ketahanan organisasi, konsolidasi dan kerja politik yang berorientasi ke masyarakat,” katanya.
Yohanis juga menyinggung keberhasilan Golkar mengantarkannya bersama Joko Lingara memenangkan Pilkada 2025. Namun demikian, ia menilai keberhasilan tersebut tidak boleh membuat partai berhenti melakukan pembaruan.
“Dua periode saya memimpin Golkar Teluk Bintuni. Sekarang waktunya melahirkan pemimpin baru,” Kata Yohanis.
Kepada para peserta Musda, Yohanis berpesan agar proses pemilihan ketua baru tidak didasarkan pada kedekatan pribadi, melainkan pada kapasitas dan kedekatan calon pemimpin dengan masyarakat.
“Jangan mencari siapa yang paling dekat dengan saya, tetapi cari siapa yang dekat dengan rakyat,” ujarnya.
Menurutnya, ketua yang terpilih harus mampu merangkul seluruh kader tanpa membeda-bedakan kelompok, serta menghadirkan ruang yang lebih luas bagi generasi muda untuk berkontribusi dalam pembangunan daerah.
“Rangkul seluruh kader, jangan ada yang ditinggalkan. Kebesaran partai adalah segala-galanya. Golkar harus solid, harus menang, harus hadir untuk masyarakat,” katanya.
Yohanis juga mengajak generasi muda Teluk Bintuni untuk tidak menjauhi dunia politik. Ia menilai politik merupakan sarana pengabdian yang dapat digunakan untuk memperjuangkan kepentingan rakyat, membuka peluang kerja, dan mendorong kemajuan daerah.
“Generasi muda Teluk Bintuni harus belajar, berkarya, dan melahirkan pemimpin masa depan,” pesannya.
Sementara itu, Ketua Panitia Musda V Golkar Teluk Bintuni, Daniel Naury, melaporkan bahwa pelaksanaan Musda berpedoman pada AD/ART Partai Golkar, Juklak Munas 2024, serta instruksi DPP dan DPD Golkar Papua Barat.
Peserta Musda terdiri dari unsur DPD Golkar Provinsi Papua Barat, DPD Golkar Kabupaten Teluk Bintuni, Dewan Pertimbangan, organisasi sayap, organisasi masyarakat pendiri dan yang didirikan Golkar, hingga pimpinan kecamatan se-Kabupaten Teluk Bintuni.
Daniel berharap Musda dapat berlangsung aman, tertib, dan menghasilkan kepemimpinan baru yang mampu melanjutkan konsolidasi partai serta memperkuat peran Golkar di tengah masyarakat.
Menutup sambutannya, Yohanis Manibuy menyampaikan apresiasi kepada seluruh kader yang telah mendampinginya selama delapan tahun memimpin partai berlambang pohon beringin tersebut.
“Kalau rakyat sudah percaya, maka kemenangan pasti akan datang,” pungkasnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....